Baca Juga:
ASAHAN I SUMUT24.CO
Tim SAR gabungan menemukan satu dari dua anak yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Silau, Lingkungan I, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Jum'at (27/03/26).
Korban ditemukan pada pukul 16.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 1 kilometer dari titik awal kejadian tenggelam. Korban diketahui bernama Bram Pasaribu (14), warga Jalan Durian Gang Jambu No.14, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur.
Proses pencarian dilakukan oleh Tim SAR Kompi 3 Yon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut di bawah pimpinan Wadanki 3B Por IPTU Erwin Yulianto, S.Sos.I, yang bergabung bersama personel BPBD Asahan, Basarnas Tanjungbalai, serta dibantu masyarakat sekitar.
Tim gabungan menyisir aliran sungai melalui patroli dan pengecekan di sejumlah titik sepanjang Sungai Silau guna mempercepat proses pencarian terhadap kedua korban.
Setelah berhasil ditemukan, korban segera dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, kehadiran personel Brimob bersama unsur SAR gabungan merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat kemanusiaan.
"Polda Sumatera Utara melalui personel Brimob turun langsung membantu proses pencarian korban tenggelam di Sungai Silau sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berharap satu korban lainnya dapat segera ditemukan," ujar Ferry.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, Basarnas, BPBD, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasi pencarian di lapangan.
"Kami mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas pencarian," katanya.
Hingga Jumat sore, operasi pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan satu korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan. Unsur SAR gabungan bersama masyarakat masih melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.
Ferry juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun lokasi yang berpotensi membahayakan.
Perbantuan SAR tersebut menjadi bagian dari upaya kemanusiaan sekaligus wujud sinergi antara aparat, instansi terkait, dan masyarakat dalam penanganan musibah di wilayah Kabupaten Asahan.(W05)
FOTO:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News