Sabtu, 21 Februari 2026

Gerak Cepat! Bupati Madina Tinjau TPA Banggua, Tumpukan Sampah Ditarget Tuntas Minggu Depan

Administrator - Sabtu, 21 Februari 2026 20:00 WIB
Gerak Cepat! Bupati Madina Tinjau TPA Banggua, Tumpukan Sampah Ditarget Tuntas Minggu Depan
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait tumpukan sampah di sepanjang jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banggua yang menimbulkan bau menyengat.

Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, turun langsung meninjau kondisi TPA Banggua pada Sabtu (21/2/2026).

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang merasa terganggu akibat kondisi tersebut.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Pj Sekda M. Sahnan Pasaribu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Afrizal Nasution, Kepala Dinas PUPR Akhmad Faizal, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Khairul.

Usai melihat langsung kondisi di lapangan, Bupati Saipullah memastikan proses pembersihan akan dimulai pekan ini. Pemerintah daerah akan menurunkan tambahan alat berat seperti excavator dan bulldozer untuk mempercepat pengangkutan sampah yang menumpuk di badan jalan.

Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak swasta guna meminjam alat berat tambahan.

"Tadi juga saya sudah telepon pimpinan PT SMGP karena di sana mereka punya alat. Kami coba pinjam dulu untuk beberapa hari ikut membantu pengangkatan sampah-sampah yang ada di jalan," ujar Saipullah.

Bupati menargetkan persoalan ini selesai paling lambat minggu depan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan tidak terganggu bau tak sedap.

"Kita harapkan minggu depan isu ini sudah selesai," tegasnya.

Saipullah menjelaskan, tumpukan sampah di sepanjang jalan menuju TPA terjadi akibat longsor yang dipicu curah hujan tinggi pada akhir November 2025. Material longsoran menimbun badan jalan sehingga truk pengangkut sampah tidak dapat mencapai pusat TPA.

Akibatnya, sampah terpaksa dibuang di sekitar akses jalan dan terus menumpuk hingga menimbulkan persoalan baru bagi warga yang melintas.

Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Pemkab Madina juga menyiapkan langkah strategis jangka panjang. Salah satunya dengan meluncurkan program Bank Sampah berbasis rumah tangga.

Program ini akan mendorong pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yakni di tingkat keluarga. Pemerintah akan menyusun proposal dan rencana kerja sebelum diterapkan melalui camat dan kepala desa.

"Di rumah tangga rencananya adalah bank sampah. Kami akan buatkan proposal dan rencana kerjanya, lalu kami minta camat dan kepala desa melaksanakan, termasuk membuat bak sampah terpisah antara organik dan non-organik," jelasnya.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban TPA sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.

Selain itu, Pemkab Madina juga tengah mengupayakan penambahan luas lahan TPA Banggua. Saat ini prosesnya tinggal menunggu verifikasi keabsahan kepemilikan tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Bupati mengungkapkan, anggaran untuk perluasan lahan sebenarnya sudah dialokasikan selama dua tahun terakhir. Namun, dana tersebut terpaksa menjadi SILPA karena proses administrasi lahan belum rampung.

"Kalau pemda tentu siap. Bahkan sudah dua tahun kami alokasikan anggaran, tapi harus kami kembalikan jadi SILPA karena menunggu proses penyelesaian dokumen tanah dari pemilik," pungkasnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kabar Baik untuk Pasien Ginjal! RSUD Panyabungan Hadirkan 12 Mesin Hemodialisa Modern
Bupati Sergai Terima Audiensi Kepala BBPOM Medan, Perkuat Sinergi Pengawasan Pangan dan Obat
Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Bupati Padang Lawas Luncurkan Ramadhan Fair 1447 H
Tarawih Perdana Ramadan 1447 H, Bupati Madina Ajak ASN dan Warga Ramaikan Masjid
Bupati Padang Lawas Tinjau Persiapan Ramadhan Fair 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
Bupati Padang Lawas Utara Ikuti Entry Meeting BPK 2025, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
komentar
beritaTerbaru