Selasa, 30 Juni 2026

Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi

Administrator - Senin, 16 Februari 2026 20:37 WIB
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
Istimewa
Baca Juga:


Madina | Sumut24.co -

Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXV tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi berakhir. Penutupan ajang keagamaan tahunan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, pada Sabtu (14/2/2026) di Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat.

Acara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, Pj Sekda M. Sahnan Pasaribu, para asisten, perwakilan Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, kepala OPD, camat se-Kabupaten Madina, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MTQ XXV Madina digelar selama tiga hari, sejak 12 Februari 2026. Sebanyak 250 peserta dari 23 kecamatan ambil bagian setelah melalui proses seleksi di tingkat kecamatan masing-masing.

Pj Sekda M. Sahnan Pasaribu dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses. Ia mengapresiasi seluruh panitia, peserta, serta masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kecamatan Panyabungan berhasil keluar sebagai juara umum MTQ XXV Madina tahun ini. Posisi kedua diraih tuan rumah Kecamatan Panyabungan Barat, disusul Kecamatan Naga Juang di peringkat ketiga.

Sementara itu, peringkat keempat dan kelima masing-masing ditempati Kecamatan Bukit Malintang dan Kecamatan Panyabungan Selatan.

Prestasi tersebut menjadi bukti keseriusan masing-masing kecamatan dalam membina qari-qariah, hafiz-hafizah, serta peserta cabang lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Saipullah menegaskan bahwa esensi utama MTQ bukan hanya soal kompetisi dan meraih juara. Lebih dari itu, MTQ menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, meningkatkan semangat membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, MTQ merupakan salah satu sarana strategis untuk mendorong pengembangan budaya Islam di tengah masyarakat, termasuk memperkuat tradisi tilawah, hafalan, serta pendalaman isi kandungan Al-Qur'an.

"Upaya ini tidak boleh berhenti sampai di sini. Diperlukan perhatian, keterlibatan, dan tanggung jawab seluruh komponen umat serta jajaran pemerintah agar MTQ benar-benar memberi dampak positif," ujar Saipullah.

Bupati juga berpesan kepada para qari-qariah, hafiz-hafizah, dan mufassir-mufassirah yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri. Ia berharap para juara terus berlatih dan meningkatkan kemampuan, mengingat masih ada ajang yang lebih besar di tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara bagi kafilah yang belum berhasil meraih prestasi, ia meminta agar tetap semangat dan menjadikan MTQ sebagai pengalaman berharga untuk tampil lebih baik di kesempatan berikutnya.

Dengan berakhirnya MTQ XXV ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam perlombaan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini pun diharapkan terus menjadi agenda rutin yang berdampak nyata bagi pembangunan karakter religius di Bumi Gordang Sambilan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke‑80, Asahan Fight Series 3 Memacu Olahraga dan Menjaga Keamanan
Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951
Meriahnya Pembukaan Turnamen Sepak Bola Antar Instansi, Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 di Asahan
Wabup Asahan Sambut Kepulangan Kafilah MTQ, Raih Juara Umum V dan Bawa Pulang 24 Piala
Momentum 10 Muharram, Bupati Madina Santuni 180 Anak Yatim dan Disabilitas di Masjid Agung Nur Ala Nur
komentar
beritaTerbaru