sumut24.co - Medan
Baca Juga:
India bersiap menyelenggarakan India AI Impact Summit 2026 pada 16–20 Februari di New Delhi. Acara ini diproyeksikan sebagai konferensi AI global terbesar yang mempertemukan pembuat kebijakan, pemimpin teknologi, dan peneliti untuk mendemokrasikan kecerdasan buatan. Fokus utamanya adalah memamerkan solusi AI lokal yang praktis dan berdampak nyata di sektor kesehatan, pertanian, hingga keamanan siber.
Melalui IndiaAI Mission, pemerintah India telah mengalokasikan investasi besar sekitar USD 1,2 miliar untuk membangun ekosistem digital yang inklusif. Dengan dukungan ribuan GPU berkinerja tinggi, teknologi AI kini bukan lagi eksklusif milik lembaga riset besar, melainkan sumber daya publik yang dapat diakses oleh petani, pelajar, hingga wirausahawan dengan biaya yang sangat terjangkau.
Misi nasional ini dijalankan melalui tujuh pilar strategis, mulai dari penyediaan infrastruktur komputasi hingga pengembangan keterampilan masa depan. Salah satu inovasi kuncinya adalah platform AIKosh, sebuah repositori nasional yang menampung ribuan dataset dan model AI guna membantu para pengembang menciptakan solusi yang relevan dengan konteks sosial-ekonomi India.
Sektor teknologi India menunjukkan pertumbuhan pesat dengan pendapatan yang diproyeksikan melampaui USD 280 miliar. Saat ini, hampir 90% startup baru telah mengintegrasikan AI ke dalam layanan mereka. Secara internasional, India kini berada di peringkat empat besar dunia dalam hal keterampilan dan kebijakan AI, menjadikannya salah satu pusat inovasi global yang paling berpengaruh.Aspek inklusivitas diperkuat melalui platform Bhashini dan BharatGen, yang mengatasi hambatan bahasa dengan menyediakan layanan digital dalam puluhan bahasa daerah. Selain itu, AI telah diterapkan secara praktis untuk meningkatkan diagnosis kesehatan di pedesaan, memprediksi cuaca ekstrem bagi petani, hingga mempercepat proses administrasi di pengadilan melalui digitalisasi sistem hukum.
Meskipun menghadapi tantangan perubahan lanskap kerja, India memprioritaskan peningkatan keterampilan (reskilling) bagi jutaan tenaga kerjanya. Melalui visi jangka panjang hingga tahun 2035, India berkomitmen menggunakan AI untuk memberdayakan pekerja informal dan menutup kesenjangan sistemik, sekaligus mengundang kemitraan internasional untuk menyelaraskan diri dengan momentum inovasi global ini. (Rel)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News