Jumat, 13 Maret 2026

Pemprov Sumut Pastikan Stok Pangan Aman dan Surplus Jelang Ramadan dan Idulfitri

Administrator - Rabu, 21 Januari 2026 20:05 WIB
Pemprov Sumut Pastikan Stok Pangan Aman dan Surplus Jelang Ramadan dan Idulfitri
Istimewa

Medan — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memastikan kondisi stok pangan daerah dalam keadaan aman dan surplus menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Kepastian ini disampaikan menyusul ketersediaan komoditas strategis yang dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (TPH) Sumut, Timur Tumanggor, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (21/1).
"Per Januari 2026, stok beras di Sumatera Utara mencapai sekitar 501 ribu ton, sehingga berada dalam kondisi surplus. Begitu juga dengan komoditas lain seperti cabai, jagung, dan cabai rawit," ujar Timur.
Ia merinci, surplus juga terjadi pada komoditas cabai yang mencapai sekitar 134 ribu ton, jagung lebih dari 135 ribu ton, serta cabai rawit sekitar 65 ribu ton. Menurutnya, kondisi tersebut sangat mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan.
"Kondisi ini sangat cukup baik, apalagi menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya. Stok pangan kita aman dan surplus," tegasnya.
Meski demikian, Pemprov Sumut tetap menyiapkan langkah intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga, khususnya pada komoditas hortikultura seperti cabai. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi perbedaan harga antarprovinsi yang berpotensi memicu arus distribusi keluar daerah secara berlebihan.
"Contohnya saat panen cabai di Mandailing Natal, perbedaan harga dengan provinsi tetangga kerap membuat hasil panen dijual keluar daerah. Inilah perlunya intervensi pemerintah agar stok di Sumatera Utara tetap terjaga dan harga terkendali," jelasnya.
Timur juga menyampaikan bahwa produksi jagung terbesar di Sumut saat ini berasal dari Kabupaten Karo sebagai salah satu sentra pertanian utama. Panen raya jagung di daerah tersebut baru-baru ini mencapai luas lahan sekitar 1.500 hektare. Dalam waktu dekat, panen serupa juga akan berlangsung di sejumlah daerah lain seperti Serdang Bedagai dan Asahan.
Ia menilai stabilitas pangan di Sumut sudah terlihat sejak perayaan Tahun Baru, di mana inflasi dan harga bahan pokok relatif terkendali tanpa lonjakan signifikan.
Untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya mendukung petani melalui penyediaan bibit unggul, pupuk, serta alat dan mesin pertanian (alsintan).
Pada kesempatan yang sama, Timur turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, dan Gubernur Sumatera Utara atas kepastian Transfer ke Daerah (TKD) bagi Sumut.
"Alokasi TKD yang sempat dikhawatirkan berkurang kini dipastikan kembali ke angka semula, sama seperti anggaran tahun 2025. Ini patut kita syukuri karena sangat membantu percepatan rehabilitasi pascabencana di Sumatera Utara," pungkasnya. (red)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Tanjungbalai Sambut Safari Ramadhan Polda Sumut, Wakapoldasu Ajak Perkuat Silaturahmi
DWP UNIMED Bagikan 256 Paket Sedekah Ramadan Untuk Tenaga Kebersihan
*Yuslin Siregar Sudah 22 Hari Tanpa Putus Ajak Imam dan Jamaah Doakan Donatur*
Beras hingga Telur Dijual Murah! Warga Padang Bolak Padati Gerakan Pangan Murah Pemkab Paluta
Safari Ramadan di Batang Onang, Wakil Bupati Paluta Basri Harahap Ingatkan Hak BPJS dan Bansos Warga Harus Terpenuhi
Polda Sumut Safari Ramadhan di Polres Sergai, Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru