JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
Baca Juga:
Palas | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) resmi meluncurkan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) Tahun 2025–2029. Launching tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, dan digelar di Aula Kantor Bupati Padang Lawas, Kamis (11/12/2025).
Peluncuran RAD ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen bersama untuk menekan angka penularan TBC serta mendukung target nasional eliminasi TBC di Indonesia.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas, Amelia Roitona Nasution, SKM, MKM, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyusunan RAD Penanggulangan TBC berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Selain itu, dokumen ini juga merupakan hasil rapat koordinasi lintas sektor yang dilaksanakan pada 1 Desember 2025.
Menurutnya, kegiatan launching RAD TBC bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan penanggulangan TBC kepada seluruh pemangku kepentingan, memperkuat komitmen lintas sektor, serta mengoordinasikan peran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), fasilitas kesehatan, organisasi profesi, dan mitra terkait.
"Launching ini menjadi titik awal implementasi RAD TBC 2025–2029 di Kabupaten Padang Lawas. Kami berharap seluruh sektor memahami perannya dan menjalankan program sesuai dokumen yang telah disusun," ujar Amelia.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang solid antar sektor agar program penanggulangan TBC dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam (PMA) dalam sambutannya menegaskan bahwa penanggulangan TBC tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Menurutnya, TBC merupakan persoalan multidimensi yang berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.
"TBC bukan hanya urusan Dinas Kesehatan. Semua OPD punya peran, mulai dari sektor pendidikan, perumahan, pemberdayaan masyarakat desa, hingga pengelolaan keuangan daerah," tegas Bupati.
PMA juga mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama, bekerja lebih cepat, dan memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam akses layanan penanggulangan TBC.
Melalui launching RAD ini, ia berharap implementasi program dapat segera berjalan secara nyata sehingga Kabupaten Padang Lawas dapat menjadi daerah yang semakin sehat, produktif, dan menuju bebas TBC.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto, S.Pd, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD terkait, perwakilan Kementerian Agama, BPS Kabupaten Padang Lawas, Kepala Rutan Sibuhuan, Kepala BSPPL Padang Lawas, Kepala BPJS Kesehatan Padang Lawas, Kepala Klinik Polres Padang Lawas, serta tamu undangan lainnya.arifin
JNE Berikan Bonus Puluhan Juta untuk Skuad Cosmo JNE FC yang Berprestasi membela Timnas di ajang Asia
kota
Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional dan Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan DPR RI
kota
Bupati Solok Buka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Tahun 2026
kota
Dorong Pengelolaan Sanitasi dan Sampah Terpadu Berbasis Wilayah Pemkab Solok Perkuat Sinergi dengan Kementerian PU
kota
Sergai sumut24.co Tradisi menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan dengan pawai obor kembali menggema di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupat
News
Sergai sumut24.co Dalam semangat berbagi dan menyisihkan rezeki, Nelayan Pesisir Pantai Bedagai menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muh
News
Medan Sumut24.coTudingan salah satu penyebab kebocoran Pendapan Asli Daerah (PAD) dari bidang reklame yang menyebutkan dirinya sebagai pel
Hukum
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
kota
Tidak Kooperatif, Polres Palas Didesak Jemput Paksa DH
kota
Kasus Dugaan Penggelapan Dana Peserta Plasma FKI Mandiri 9,5 M Statusnya Naik Sidik
kota