Transformasi di Balik Jeruji: Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan
Transformasi di Balik Jeruji Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf
News
Baca Juga:
- Bobby Nasution Saksikan Langsung Sprint Rally Sumut 2026, Dorong Regenerasi dan Ekosistem Balap Berkelanjutan
- Jurnalis FC Sergai Buka Piala Gubsu 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas PFI, Siap Duel Lawan FORWAKUM FC
- Pengamat Kritik Keras: Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
Medan — Kritik keras kembali diarahkan kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) terkait dugaan penyalahgunaan Belanja Tidak Terduga (BTT). Aktivis sosial dan pemerhati kebijakan publik, Syahrir Nasution, menilai penggunaan BTT yang dipakai bukan pada pos semestinya—termasuk isu bonus—merupakan bentuk kecerobohan fatal yang tidak boleh dibiarkan.
"Gubsu harus bertanggung jawab atas kecerobohan BTT digunakan bukan pada penempatan untuk bonus," tegas Syahrir Nasution, Jumat (12/12).
Ia menyebut tindakan ini bukan hanya mencederai prinsip tata kelola anggaran, tetapi juga merupakan penghinaan terhadap kondisi rakyat Sumut yang saat ini tengah berduka akibat bencana banjir dahsyat yang melanda berbagai wilayah.
Syahrir bahkan menegaskan sudah saatnya masyarakat Sumut menunjukkan sikap tegas terhadap Gubernur.
"Sudah saatnya rakyat Sumut memberikan haknya ke DPRD Sumut—mosi tidak percaya terhadap Gubsu yang membohongi rakyatnya sendiri. Jika tidak ada gerakan ini, berarti rakyat sudah buta mata hatinya," ujarnya.
Dalam situasi ketika ribuan warga kehilangan rumah, akses jalan putus, dan daerah terdampak banjir membutuhkan penanganan cepat, Syahrir menilai penggunaan anggaran yang tidak tepat justru menunjukkan lemahnya sensitivitas pemerintah daerah.
Ia mendesak DPRD Sumut bertindak cepat, melakukan pemanggilan, audit penggunaan BTT, dan menyelidiki indikasi penyimpangan anggaran.
"Ketika rakyat butuh perhatian, pemerintah seharusnya menunjukkan empati dan tanggung jawab, bukan membuat kebijakan yang justru melukai hati masyarakat," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah provinsi belum memberikan penjelasan resmi terkait kritik tersebut.red
Transformasi di Balik Jeruji Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf
News
Sarang Narkoba Rel KA Tembung Digempur 4 Pelaku Diringkus, Lapak Dibumi Hanguskan
kota
Maling 13 Tabung Gas Viral "A.I" Warga Jln Seto Diciduk Polsek Medan Area 1 Buron.
kota
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Marelan
kota
Operasi Miom Rahim Diangkat Tanpa Izin RSU Muhammadiyah Dilaporkan ke Polda Sumut
kota
Petugas PAB BRILink Kunjungan ke Agen BRILink Untuk Menawarkan Produk Asuransi Jiwa
kota
POLRESTABES MEDAN PROSES LAPORAN PROLETAR"
kota
Super Kawaii! UNIQLO Hadirkan Kolaborasi UT Pertama dengan MonchhichiTshirt dengan karakter boneka monyet Jepang ikonik, tersedia mulai 25
Umum
TOKOH MASYARAKAT SUMUT RUSLAN, NILAI ACHMAD DANIEL CHARDIN LAYAK MEMIMPIN SUMUTSumatera Utarasumut24.co Mantan Pangdam I/Bukit Barisan, May
News
sumut24.co MedanPeringatan Hari Kartini ke147 tingkat Kota yang digelar TP PKK Kota Medan berlangsung semarak dan penuh inspirasi di Ged
kota