Gerebek Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Bersama BNNK Berhasil Amankan seorang Bandar dan Lima Pria Positif Sabu
Gerebek Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Bersama BNNK Berhasil Amankan seorang Bandar dan Lima Pria Positif Sabu
News
Baca Juga:
- Kontraktor Mangkir RDP DPRK Lhokseumawe, Proyek Jalan Muara Satu Disorot: DPRK Siapkan Langkah Tegas
- Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai
- Ketua TP Posyandu Asahan Tinjau Posyandu Manggis, Integrasikan Tracing TBC dan CKG demi Kesehatan Masyarakat
Lhoksrumawe - Sumut24.co
-Ketua DPRK Lhokseumawe mengharapkan realisasi anggaran tahun 2026 mendatang harus dipercepat dan tender wajib dilakukan di bulan Januari. Ini sangat penting dilakukan untuk memberikan jawaban ke pemerintah pusat bahwa anggaran telah digunakan sebagaimana mestinya sehingga tranfer keuangan daerah (TKD) tidak dikurangi.Untuk mewujudkan realisasi tersebut, DPRK Lhokseumawe siap melakukan pengawasan terhadap jalannya realisasi anggaran secara maksimal di bulan Januari sd Maret tahun 2026 mendatang, demikian ditegaskan oleh Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal Haji Isa usai rapat Paripurna Rancangan Qanun APBK Kota Lhokseumawe untuk ditetapkan menjadi Qanun Kota Lhokseumawe Tahun 2026 di gedung DPRK, kamis 11 Desember 2025.
Menurutnya, anggaran APBK tahun 2026 sangat terbatas, sehingga program-program masyarakat banyak yang tidak terpenuhi. Termasuk program masyarakat dari anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan sama sekali tidak ada. Untuk itu kami meminta maaf kepada masyarakat kota Lhokseumawe yang selama ini telah mengajukan beberapa program kepada anggota dewan di dapil masing-masing.
"kondisi krusial anggaran diatas akibat dari lambatnya realisasi anggaran pada tahun 2025, sehingga pemerintah pusat melakukan pengurangan TKD tahun 2026 untuk Kota Lhokseumawe yang mencapai angka Rp. 125 miliar", tutur Faisal dari fraksi Partai Aceh.
Tambahnya, akibat kekurangan 125 miliar, Pemko Lhokseumawe sangat kewalahan dalam merespon program-program mendesak dibutuhkan masyarakat. Ditambah lagi dengan gaji PPPK yang dilimpahkan ke daerah, bukan dari pusat. Hingga anggaran pokir pun tidak ada. Bayangkan! bagaimana kami harus menjelaskan sama masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Oleh sebab itu, setelah pengesahan APBK tahun 2026 malam ini, kita mendesak eksekutif selaku yang melakukan eksekusi anggaran tahun 2026 harus gerak cepat. "pokoknya di bulan Januari harus sudah dilakukan tender, tidak ada lagi alasan apapun, kita intensif melakukan pengawasan, tegas ketua DPRK Lhokseumawe.
Apabila ini mampu dilakukan action dari awal Januari sd Maret maka kemungkinan besar Kementerian Keuangan RI akan melakukan Top Up kembali transfer keuangan daerah (TKD) untuk Kota Lhokseumawe. Untuk itu, kita harapkan TAPD kota Lhokseumawe harus bekerja ekstra di awal anggaran tahun 2026 dan seluruh OPD juga harus mampu bekerja lebih maksimal, harap Faisal selaku ketua DPRK Lhokseumawe. ( Said.)
Gerebek Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Bersama BNNK Berhasil Amankan seorang Bandar dan Lima Pria Positif Sabu
News
Gagasan Dosen UMSU Perombakan Radikal Sistim Perwakilan Harus dilakukan Demi Lawan Oligarki
News
Menteri Olahraga Maldives dan NOC Indonesia Dukung 100 CTFP untuk Para Atlet
News
MBG di Medan Disorot Usai 17 Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit, PDI Perjuangan Minta Tanggung Jawab
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri pengukuhan Ameriza Maruf Moesa sebagai Kepala Kanto
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala segera melengkapi
News
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan di Koto Sani Kabuiaten Solok
News
Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan
News
15.011 Rumah Dibedah di Sumut, Pemprov Dikejar Target Realisasi 2026
News