Tim Gabungan Polrestabes Medan dan Kadus Selambo Temukan Jejak Narkoba Hingga Praktek Perjudian
Medan sumut24.co Upaya memutus mata rantai peredaran narkoba, terus dilakukan Polrestabes Medan. Usai barak narkoba di Dusun 3 Selambo, De
Hukum
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co -
Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia, Pemerintah Kota Padangsidimpuan menggelar kegiatan edukatif bertajuk "Setiap Menit Berharga: Kenali Tanda-Tanda Stroke dan Bertindak Cepat" yang berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan, Rabu, 29 Oktober 2025.
Acara ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Harahap, bersama jajaran tenaga kesehatan, anggota Komunitas Peduli Stroke (KPS), serta para penyintas stroke beserta keluarganya.
Dalam sambutannya, H. Harry Pahlevi Harahap menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak RSUD dan Komunitas Peduli Stroke (KPS) yang terus konsisten memberikan dukungan moral, sosial, dan edukasi bagi masyarakat.
Menurutnya, forum seperti ini bukan hanya sekadar ajang memperingati hari kesehatan dunia, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, semangat, dan harapan baru bagi para penyintas stroke.
"Saya tahu, perjalanan hidup setelah stroke tidaklah mudah. Mungkin dulu tangan bisa bergerak bebas, kini harus dilatih kembali. Dulu berbicara lancar, kini perlu waktu untuk menata kata. Namun percayalah, setiap usaha kecil adalah langkah besar menuju pemulihan," ujar Harry Pahlevi, yang akrab disapa Levi.
Pernyataan tersebut disambut haru oleh para peserta yang hadir, terutama para penyintas stroke yang selama ini berjuang keras untuk pulih dan kembali produktif.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan berharap agar RSUD dan KPS terus menjadi wadah kebersamaan yang memberikan semangat baru bagi penderita stroke. Ia menekankan pentingnya membangun komunitas yang saling mendukung, bukan hanya dari sisi medis, tetapi juga dari sisi psikologis dan sosial.
"Mari kita jadikan RSUD dan KPS sebagai rumah kedua bagi para penderita stroke — tempat untuk belajar, bergerak, dan kembali percaya diri menjalani hidup," ungkapnya penuh optimisme.
Ia menilai, dukungan lingkungan yang positif mampu mempercepat proses pemulihan pasien stroke serta mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat sejak dini.
Di hadapan para tenaga medis dan peserta yang hadir, Wakil Wali Kota Harry Pahlevi Harahap menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Pemerintah, kata Levi, terus berupaya mewujudkan Padangsidimpuan sebagai kota yang sehat lahir dan batin, dengan masyarakat yang aktif, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan.
"Kami ingin Padangsidimpuan menjadi kota yang sehat dan bahagia. Karena hanya dengan masyarakat yang sehat, pembangunan bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan," tegasnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program seperti gerakan hidup sehat, peningkatan layanan rumah sakit daerah, serta edukasi kesehatan di tingkat kelurahan dan sekolah.
Dalam kesempatan yang sama, para tenaga kesehatan juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini gejala stroke.
Stroke sering kali datang tiba-tiba, namun gejalanya bisa dikenali melalui metode FAST — Face, Arm, Speech, Time:
- Face (Wajah): Apakah salah satu sisi wajah turun atau sulit tersenyum?
- Arm (Lengan): Apakah salah satu tangan terasa lemah atau sulit diangkat?
- Speech (Bicara): Apakah ucapan menjadi tidak jelas atau sulit dimengerti?
- Time (Waktu): Jika iya, segera cari pertolongan medis — setiap menit berharga!
Pesan ini menjadi tema utama peringatan Hari Stroke Sedunia tahun ini, mengingat setiap menit penanganan dapat menentukan kualitas hidup pasien di masa depan.
Acara peringatan ini juga diisi dengan sesi berbagi kisah inspiratif dari penyintas stroke, pemeriksaan kesehatan gratis, serta senam ringan bersama. Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan antara pemerintah, tenaga medis, komunitas, dan masyarakat dalam membangun kesadaran kesehatan kolektif.
Suasana penuh haru dan optimisme terasa di sepanjang kegiatan. Banyak peserta yang mengaku termotivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan H. Harry Pahlevi Harahap menyampaikan pesan penting bahwa kesehatan adalah investasi masa depan. Ia berharap seluruh warga dapat menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, serta menghindari stres berlebih yang bisa memicu penyakit berbahaya seperti stroke.
"Mari kita jaga diri dan keluarga. Karena satu langkah kecil menuju hidup sehat hari ini bisa menyelamatkan masa depan yang lebih panjang dan bahagia," pungkasnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Medan sumut24.co Upaya memutus mata rantai peredaran narkoba, terus dilakukan Polrestabes Medan. Usai barak narkoba di Dusun 3 Selambo, De
Hukum
Medan sumut24.co Tokoh masyarakat kota medan, Budi H Sormin yang akrab disapa Busor mendukung program Pengurus DPP AJUDAN (Dewan Pimpina
News
Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan
News
Ketua TPPKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak
News
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT
Umum
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan i
Umum
sumut24.co MEDAN, Riset Universitas Sumatera Utara mengungkap potensi tanaman obat lokal melalui teknologi ekstraksi ramah lingkungan, iden
kota
sumut24.co KISARAN, Bunda PAUD Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Peragaan Manasik Haji Cilik Tingkat PAUD Kabupaten Asahan Tah
News
sumut24.co MEDAN, Harapan dapat hadir melalui hal sederhana bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau darah yang tersedia saat seseor
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi berkat program pengembangan Agrowis
kota