SS Pelaku Cabul Terhadap Empat Anak di BP Mandoge Ditangkap Polres Asahan
sumut24.co ASAHAN, Kepolisian Resor (Polres) Asahan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang terja
News
Baca Juga:
Deli Serdang - Klaim Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang mengenai capaian pemulihan keuangan negara sebesar Rp7,08 miliar dari dua perkara korupsi dinilai tidak sepadan dengan tujuan utama penegakan hukum yang berkeadilan dan memberikan efek jera. Di balik angka besar yang disebut sebagai "prestasi," publik justru melihat inkonsistensi dan kelemahan mendasar dalam penerapan hukum tindak pidana korupsi.
Kejari Deli Serdang sebelumnya menyebut keberhasilan pemulihan kerugian negara ini sebagai wujud nyata komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas publik. Namun, sejumlah pengamat hukum dan aktivis antikorupsi menilai klaim tersebut terlalu berfokus pada angka nominal tanpa mempertimbangkan substansi efek jera bagi pelaku korupsi.
Prestasi Pemulihan Aset Tidak Sepadan dengan Efek Jera
Fakta bahwa salah satu terdakwa kasus korupsi dengan nilai kerugian mencapai Rp6 miliar hanya dijatuhi hukuman 1 tahun penjara, dianggap sebagai kegagalan total dalam menegakkan keadilan. Hukuman ringan seperti itu dinilai tidak memberikan efek jera dan bahkan berpotensi menjadi preseden buruk bagi upaya pemberantasan korupsi di daerah.
"Bagaimana mungkin kerugian negara sebesar itu dihukum hanya satu tahun? Ini bukan prestasi, tapi pelecehan terhadap rasa keadilan masyarakat," ujar salah satu pengamat hukum Joni SH di Medan.
Mencederai Prinsip Kooperatif dan Justice Collaborator
Selain itu, keputusan majelis hakim yang memvonis lebih ringan bagi terdakwa kasus Rp6 miliar dibanding kasus lain dengan kerugian negara lebih kecil (Rp771 juta) justru mencederai prinsip kooperatif. Padahal, dalam kasus Rp771 juta, pengembalian uang dilakukan lebih awal, namun terdakwa tetap dijatuhi hukuman 1 tahun 8 bulan penjara.
Kondisi ini menimbulkan pesan keliru bagi para terdakwa atau calon pelaku korupsi: bersikap kooperatif dan mengembalikan uang negara lebih awal tidak menjamin keringanan hukuman. Sebaliknya, kasus ini menunjukkan adanya disparitas hukuman yang tidak logis dan berpotensi melemahkan semangat justice collaborator dalam sistem hukum.
Memperkuat Dugaan Mafia Peradilan
Perbedaan mencolok antara dua putusan yang seolah tak berdasar pada logika keadilan ini memperkuat dugaan adanya mafia peradilan di Sumatera Utara. Publik pun mempertanyakan, apakah ada "harga tertentu" di balik vonis ringan bagi pelaku korupsi bernilai besar?
"Jika vonis berbeda jauh padahal fakta pengembalian kerugian dan kerjasama terdakwa berbeda waktu, publik wajar curiga ada permainan di balik layar," kata sumber lain dari kalangan akademisi hukum di Medan.
Kesimpulan: Klaim Prestasi yang Menyakitkan Akal Sehat
Inkonsistensi ini menjadi bukti nyata bahwa prestasi yang diklaim Kejari Deli Serdang hanyalah di atas kertas. Dalam konteks penegakan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada efek jera, keberhasilan pemulihan aset tanpa proporsionalitas hukuman justru menjadi antitesis dari prinsip transparansi dan akuntabilitas publik yang mereka gembar-gemborkan.
Jika pola seperti ini terus terjadi, kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum akan semakin terkikis, dan pemberantasan korupsi hanya akan menjadi slogan tanpa makna.red
sumut24.co ASAHAN, Kepolisian Resor (Polres) Asahan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang terja
News
sumut24.co JAKARTA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan buku bertema pendidikan antikorupsi kepada Majelis Rektor Perguruan Ting
News
Medan SMA Negeri 2 Medan menyelenggarakan kegiatan Parenting bagi orang tua/wali siswa kelas X dalam rangka memberikan pendampingan kepa
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan terus memperkuat langkah strategis dalam mewujud
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai sertifikasi halal dan Sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga (SPP
kota
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar Medan Career Expo 2026 yang diikuti 124 perusahaan d
kota
Tertib Berlalu Lintas Jadi Fokus Satlantas Polres Palas di Tahun 2026
kota
Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan Jadi Pembina Upacara di MTsN 1, Tekankan Disiplin dan Masa Depan Pelajar
kota
Parade Night &039Salumpat Saindege&039 2026, Kapolres Padangsidimpuan Nyatakan Dukungan Penuh Kreativitas Anak Muda
kota
Figur Pemimpin Lapangan! Aksi Nyata Gerindra di Panyabungan, Erwin Ependi Lubis Turun Langsung Gotong Royong dan Bansos
kota