Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
Baca Juga:Oleh: H. Syahrir Nasution, Sutan Kumala Bulan
Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan dan masyarakat Sumatera Utara. Dr. Syamsurizal, sosok pendidik, pemimpin, dan teladan yang bersahaja, telah berpulang ke hadirat Ilahi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para sahabat, murid, dan kolega yang mengenalnya sebagai figur sederhana, bijak, dan penuh dedikasi terhadap dunia pendidikan.
Atas nama pribadi dan keluarga besar, H. Syahrir Nasution, Sutan Kumala Bulan, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
"Kepergian Dr. Syamsurizal adalah kehilangan besar bagi dunia pendidikan kita. Beliau bukan hanya seorang guru dalam arti formal, tetapi seorang pendidik sejati yang menularkan nilai, akhlak, dan kepribadian luhur," ujar Syahrir Nasution dengan nada haru.
Menurutnya, ada perbedaan mendasar antara seorang guru dan pendidik.
> "Seorang pendidik berbeda dengan seorang guru. Seorang pendidik bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menularkan kepribadian dan perilaku agar anak didiknya menjadi manusia paripurna. Sedangkan seorang guru adalah pembuka cakrawala berpikir bagi murid-muridnya. Namun, seorang guru sejatinya harus juga bersikap sebagai seorang pendidik," ungkapnya.
Ia menambahkan, "Alangkah sempurnanya bila seorang guru juga seorang pendidik. Namun lazimnya, seorang pendidik sudah tentu seorang guru, sedangkan seorang guru belum tentu seorang pendidik."
Dalam pandangan Syahrir Nasution, profesi pendidik merupakan tugas mulia sekaligus berat.
> "Di mana pun ia berada, pendidik tetap menjadi cermin moral dan kepribadian bangsa. Sosok Dr. Syamsurizal telah menampilkan keteladanan itu sepanjang hidupnya," tuturnya.
Dr. Syamsurizal dikenang bukan hanya karena ilmu dan kepemimpinannya, tetapi juga karena ketulusannya dalam membimbing, mendengar, dan mengarahkan banyak generasi muda dengan hati. Ia bukan sekadar pengajar, melainkan pembentuk karakter, penanam nilai, dan penumbuh jiwa kebangsaan.
Semoga amal kebaikan dan ilmu yang telah beliau sebarkan menjadi pahala yang terus mengalir.
Selamat jalan, Dr. Syamsurizal. Dunia pendidikan kehilangan satu bintangnya, namun nilai-nilai yang engkau wariskan akan tetap abadi.***
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota