Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
Baca Juga:
- Mahasiswi Indonesia Yelly Putriyani Viral di Wisuda Al-Azhar Mesir, Wakili Mahasiswi Asing Sampaikan Pidato
- Semangat Santri, Semangat Kebangsaan: AKBP Wira Prayatna Pimpin Apel Hari Santri Nasional di Ponpes Al-Ansor Padangsidimpuan
- Bupati Asahan Tegaskan Peran Strategis Santri dalam Membangun Indonesia Berkeadaban
Semangat Hari Santri Nasional 2025 benar-benar terasa di Kabupaten Padang Lawas Utara. Daerah yang dikenal sebagai bumi Balakka ini semakin menegaskan jati dirinya sebagai daerah religius dengan budaya kuat melalui peran besar pondok pesantren yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.
Tak berlebihan jika Padang Lawas Utara kini dijuluki sebagai "Kota Seribu Santri". Julukan ini bukan hanya simbol, tapi juga cerminan nyata dari kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama, adat, dan budaya dengan filosofi luhur "Hombar Adat dohot Ibadat" selaras antara adat dan ibadah.
Berdirinya puluhan pondok pesantren di wilayah ini menjadi bukti nyata bagaimana Paluta berkomitmen melahirkan generasi muda berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing tinggi. Setiap pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter santri yang cinta tanah air, taat beragama, dan siap menjadi pelopor perubahan menuju Indonesia Emas 2045.
Momen Hari Santri Nasional tahun ini semakin istimewa dengan kabar menggembirakan dari Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Sebanyak 17 santri dan santriwati dari pondok yang terletak di pelosok negeri ini dinyatakan lolos seleksi masuk Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, untuk tahun akademik 2025.
Pencapaian ini menjadi sejarah tersendiri, karena jumlah kelulusan tersebut merupakan yang terbanyak sejak berdirinya pondok pesantren tersebut.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa dedikasi dan semangat belajar para santri di pelosok daerah mampu bersaing di tingkat internasional.
"Keberhasilan para santri ini bukan hanya kebanggaan bagi pesantren, tapi juga untuk seluruh masyarakat Padang Lawas Utara. Ini membuktikan bahwa dengan niat dan kerja keras, santri dari daerah mana pun bisa menembus pendidikan kelas dunia," ujar Tohong Pangondian Harahap, M.Si, tokoh pendidikan sekaligus sahabat santri Padang Lawas Utara.
Pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi seluruh santri di Paluta dan daerah lainnya untuk terus menuntut ilmu dan mengembangkan diri.
Dengan bekal ilmu agama dan wawasan global, para santri diharapkan menjadi generasi unggul yang berperan aktif dalam membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Semangat juang para santri Darussalam Parmeraan adalah bukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berprestasi. Di balik kesederhanaan pondok dan kehidupan pesantren, tersimpan tekad kuat yang mampu menembus batas dunia pendidikan internasional.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota
Semangati Atlet! Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dan Ketua Umum Shokaido Sumut Turun Langsung di Pembukaan Kejurda Shokaido
kota
Bakopam Sumut Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H, Ibnu Hajar Bangkitkan Semangat Kekeluargaan
kota
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
kota
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
kota
World Kidney Day 2026 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
kota