Ekonomi Indonesia Diuji: Pertumbuhan Tetap Berjalan, Kepercayaan Pasar Terancam?
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Bangkit atau Semakin Lunglai? IHSG Anjlok, Kepercayaan Pasar Diuji
News
Baca Juga:
- Diterpa Kritik Pascabencana di Padangsidimpuan,Walikota Letnan Dalimunthe Pilih Buka Pintu Dialog, Bukan Menghindar
- Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Musda KAHMI dan FORHATI, Dorong Gagasan Kritis untuk Pembangunan
- Musda XI Partai Golkar Asahan : Kokohkan Soliditas, Siap Pertahankan dan Tingkatkan Kemenangan
Medan – Dialog Kebangsaan dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut yang digelar di Grand City Hall, Kamis (2/10), menyoroti pentingnya membangun literasi di era digital. Kegiatan ini dipandu oleh Lia Anggia Nasution sebagai moderator, yang memandu jalannya diskusi interaktif antara narasumber dari unsur kejaksaan, pemerintah daerah, dan legislatif.
Perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Yos Arnold Tarigan, menegaskan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah masyarakat.
"Dialog kebangsaan ini harus menjadi ajang berbagi pengetahuan. Masyarakat kita saat ini cenderung skeptis, maka membangun literasi digital sangat penting agar informasi yang beredar tidak menimbulkan keraguan maupun kebingungan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Medan, Arrahman Pane, menjelaskan bahwa Pemko Medan terus berupaya meningkatkan literasi publik melalui berbagai kanal komunikasi resmi.
"Setiap dinas kini sudah memiliki media sosial. Kami membuat konten penyampaian, termasuk menangkal hoaks. Bahkan, humas-humas di kecamatan kami latih menulis narasi dengan pola 5W+1H, supaya masyarakat tahu apa yang telah dikerjakan Pemko. Kami juga mengingatkan, jangan hanya baca judul berita, tapi pahami isi," katanya.
Dari sisi politik, Anggota DPRSU Fraksi Gerindra, Aripay Tambunan, menekankan pentingnya peran media dalam memperkuat literasi digital.
"Kalau bicara hoaks, di dunia politik itu sudah biasa. Ada yang tujuannya murni, ada juga untuk kemenangan. Tapi yang paling penting, media harus mampu meningkatkan literasi masyarakat. Sistem demokrasi kita ini kompleks dan terus berkembang setiap hari. Maka peran media menjadi sangat berat sekaligus penting," tegasnya.
Hadir dalam dialog kebangsaan tersebut, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Dewan Pembina JMSI Sumut Rahudman Harahap, Ketua JMSI Sumut Rianto Ahgly SH, perwakilan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), mahasiswa, serta Pengurus Cabang JMSI Tabagsel, Medan, dan Deliserdang.
Sebelum sesi dialog, juga digelar pelantikan dan pengukuhan Pengcab JMSI Kota Medan dengan Heri Prasetyo sebagai ketua.
Dialog kebangsaan JMSI ini menjadi ruang penting mempertemukan insan media, pemerintah, aparat penegak hukum, dan wakil rakyat untuk merumuskan langkah strategis dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan berimbang di tengah derasnya arus digital.rel
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Bangkit atau Semakin Lunglai? IHSG Anjlok, Kepercayaan Pasar Diuji
News
DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina
News
Biennale Jogja di Paris Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global
News
Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Menteri Pemuda dan Olah Raga RI Erick Thohir mengatakan bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter
News
Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK
News
Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba
News
Polda Sumut Tetapkan RDLG sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama Lewat TikTok
News
Gugatan PMH Rp303,33 Juta terhadap WOM Finance dan PT Komando Tidar Jaya Disidangkan 17 November
News
Antisipasi Narkoba Jenis Baru,Wagub Sumut Sambut Baik Revisi Perda Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
News