Rp1,2 Miliar KKPD Digasak untuk Judi Online, Camat Medan Maimun Almuqarrom Dicopot
Rp1,2 Miliar KKPD Digasak untuk Judi Online, Camat Medan Maimun Almuqarrom Dicopot
kota
Baca Juga:Deli Serdang – Dugaan kasus penipuan Rp50 juta yang dilaporkan seorang warga Deli Serdang, Dimas Prayogi (23), ke Polres Deli Serdang sejak Februari 2025, Diduga dilakukan pelaku Hendra, hingga kini belum juga menemui titik terang. Padahal, terduga pelaku sudah dilaporkan lengkap dengan bukti dan keterangan ke Polresta Deli sedang.
- Rp1,2 Miliar KKPD Digasak untuk Judi Online, Camat Medan Maimun Almuqarrom Dicopot
- Hadiri Launching SPPG Makan Bergizi Gratis Ala Delphi, Bupati Simalungun: Jaga Kualitas Makanan Tetap Higienis
- Buka MTQN Ke-18 Tingkat Kecamatan Sidamanik Tahun 2026, Bupati Simalungun: Berbahagialah Orang Tua Yang Anaknya Hafiz Qur'an
Kondisi ini memunculkan sorotan publik atas lambannya penanganan perkara di jajaran Polres Deli Serdang. Tak sedikit pihak menilai, penegakan hukum di daerah itu terkesan jalan di tempat.
Kronologi Kasus
Dalam laporan yang teregistrasi pada 17 Februari 2025, Dimas menyebut peristiwa bermula ketika pelaku meminjam uang dengan alasan untuk mengambil alih aset miliknya. Korban dijanjikan keuntungan dan bagi hasil, namun hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada pengembalian modal maupun keuntungan sehingga Akibat peristiwa itu, Dimas mengalami kerugian Rp50 juta. Untuk itu kami minta Polres Deliserdang menangkap pelaku yang sudah diketahui keberadaanya tersebut.
Proses Hukum Jalan Ditempat
Berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan (STTPL), kasus ini dilaporkan dengan pasal penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP. Namun, memasuki bulan ketujuh, korban menilai polisi belum menunjukkan progres signifikan.
"Sudah tujuh bulan saya menunggu. Saya berharap polisi serius menangani, jangan sampai laporan masyarakat hanya jadi tumpukan berkas," tegasnya.
Sejumlah pemerhati hukum menilai lambannya penyelesaian perkara penipuan rakyat kecil mencerminkan ketidakseriusan aparat penegak hukum. "Kalau kasus-kasus besar bisa cepat ditangani, kenapa laporan warga kecil malah mandek? Jangan sampai ada kesan tebang pilih," ujarnya.
Publik pun mendesak agar Kapolda Sumatera Utara turun tangan mengevaluasi kinerja Polres Deli Serdang. Transparansi penanganan kasus ini dinilai penting, agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tidak semakin luntur.
Sementara itu dikonfirmasi Kasat Reskrim Kompol Risky Akbar belum juga memberikan keterangan perihal kasus penipuan tersebut.tim
Rp1,2 Miliar KKPD Digasak untuk Judi Online, Camat Medan Maimun Almuqarrom Dicopot
kota
Hadiri Launching SPPG Makan Bergizi Gratis Ala Delphi, Bupati Simalungun Jaga Kualitas Makanan Tetap Higienis
kota
Buka MTQN Ke18 Tingkat Kecamatan Sidamanik Tahun 2026, Bupati Simalungun Berbahagialah Orang Tua Yang Anaknya Hafiz Qur&039an
kota
Bangunan Tanpa PBG Merajalela, PAD Medan Bocor Kadis Perkimcikataru Layak Dicopot
kota
Bawa Sabu dari Riau, Pria 32 Tahun Tak Berkutik Saat Dibekuk Polres Palas
kota
Satresnarkoba Polres Padang Lawas Ungkap Peredaran Sabu di Sosa Jae, Satu Pelaku Diamankan
kota
Tak Berkutik Saat Digeledah Satresnarkoba Polres Padang Lawas, Sabu Ditemukan di Topi Pelaku
kota
Jual Ekstasi DiamDiam, Aksi Pengangguran di Padang Lawas Berakhir di Sel Polisi
kota
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Ringkus Pemilik Sabu di Kecamatan Hutaraja Tinggi
kota
Heboh Temuan Ganja di Kampung Darek, 24 Bal Diamankan Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan
kota