Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Bobby Nasution Beri Pesan ke Pendawa Indonesia, "Nek Wani Ojo Wedi-wedi" Berantas Narkoba

Administrator - Minggu, 14 September 2025 19:01 WIB
Gubernur Bobby Nasution Beri Pesan ke Pendawa Indonesia, "Nek Wani Ojo Wedi-wedi" Berantas Narkoba
Istimewa
Baca Juga:

Gubernur Bobby Nasution Beri Pesan ke Pendawa Indonesia,
"Nek Wani Ojo Wedi-wedi" Berantas Narkoba

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Milad ke-26 Persatuan Pemuda Jawa (Pendawa) Indonesia. Dalam acara itu, Bobby memberi pesan dan mengajak ke seluruh kader Pendawa Indonesia bersama-sama memberantas narkoba dengan slogan "Nek Wani Ojo Wedi-wedi".

Acara Milad Pendawa Indonesia tersebut diselenggarakan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Minggu (14/9/2025).

"Maknanya kalau sudah di jalan yang benar, mau rintangan seperti apapun, tidak usah takut-takut. Mainkan. Karena itu, saya mengajak Pendawa, sesuai slogan pertamanya 'nek wani ojo wedi-wedi' (kalau berani jangan takut-takut). Pendawa harus berani dalam memberantas Narkoba," kata Bobby.

Narkoba, lanjut Bobby, merupakan salah satu persoalan yang harus diselesaikan secara bersama. Ia melihat apa yang dicita-citakan Pendawa Indonesia dalam memajukan bangsa Indonesia, khususnya Provinsi Sumut sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, dan program kerja di Sumut.

"Pemerintah bekerja tidak bisa sendiri, perlu dukungan dari semua masyarakat. Salah satunya dari Pendawa Indonesia dalam mencapai Asta Cita Presiden RI dan mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bobby juga mengucapkan selamat hari jadi ke-26 tahun Pandawa Indonesia. Bobby telah mengenal Pendawa Indonesia, organisasi yang dilahirkan dari Provinsi Sumut, Kota Medan. Organisasi ini kemudian berkembang ke tingkat nasional dan sudah tersebar di 20 provinsi.

Sementara Pendiri dan Ketua Umum PB Pendawa Indonesia H Ruslan menyampaikan, agar seluruh sedukur Pendawa Indonesia selalu menjaga kekompakan. Pendawa dibangun dengan semangat gotong-royong dan silaturahmi. Pendawa lahir dari tingkat ranting, tepatnya di Kecamatan Medan Area pada 9 September 1999.

"Pendawa hadir untuk menjalin silaturahmi lintas suku. Jadi yang menjadi anggota Pendawa bukan hanya orang Jawa, ada juga Cina, Papua, dan lainnya," pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut unsur Forkopimda Sumut, pimpinan OPD se-Sumut, pimpinan Paguyuban se-Sumut, pimpinan ranting dan cabang Pendawa Indonesia, serta seluruh anggota Pendawa yang hadir, serta undangan lainnya. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HUT ke 79 Tahun, Wakil Wali Kota Medan Harap Harian Waspada Jadi Mitra Strategis Pemerintah Dalam Mendukung Pembangunan
Tanpa Gemerlap Perayaan, Resepi HUT ke-22 Sergai Dibalut Kebersamaan dan Kepedulian
Sunat Massal Warnai Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Sergai
Satgas PKH–Bareskrim Polri Diuji di Kasus Banjir Bandang Batang Toru: Usut Tuntas, Jangan Cari "Kambing Hitam"
Banjir Bandang Batang Toru: Dugaan Peran PT Agincourt Resources Menguat, Publik Desak Penegakan Hukum Transparan
Pesta Rakyat HUT Tanjungbalai Ke - 405 Ditiadakan, Diganti Dzikir, Doa Bersama Dan Penyaluran Insentif
komentar
beritaTerbaru