Resmi.. Muhibuddin Tunjuk Jadi Kajati Sumut, Harli Siregar Naik Jabatan di Kejagung
sumut24.co MEDAN, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, secara resmi membenarkan pergantian pimp
kota
Baca Juga:
Pada Rabu pagi, 27 Agustus 2025, digelar penanaman perdana jagung dalam program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dihadiri berbagai unsur forkopimda, tokoh agama, hingga masyarakat setempat.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini menjadi langkah nyata dalam mendukung visi pemerintah meningkatkan kemandirian pangan, khususnya di sektor pertanian jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan.
Acara penanaman jagung ini dihadiri langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., Asisten II Pemko Padangsidimpuan Rahuddin Harahap, Danramil Kota Kapten Inf Isran Edi Natal, Camat Padangsidimpuan Tenggara Eka Yanti Batubara, Kepala Desa Huta Koje Aspan Siregar, serta perwakilan Dinas Pertanian, Dinas PMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu PKK, dan warga setempat.
Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan program Ketapang tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga sinergi seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menekankan pentingnya kebersamaan dalam mewujudkan kedaulatan pangan.
Ia mengapresiasi semangat pemerintah desa beserta masyarakat yang mau bergerak bersama mendukung program nasional.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan seluruh perangkat Desa Huta Koje yang telah berpartisipasi serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Jika ada persoalan terkait penanaman jagung yang tidak bisa diselesaikan di tingkat desa, segera koordinasikan dengan Dinas Pertanian maupun Dinas Ketapang," ujar Kapolres.
Beliau juga menyinggung persoalan klasik yang sering terjadi saat panen jagung, terutama masalah jamur yang dapat menurunkan kualitas hasil panen.
"Permasalahan yang sering kita temui adalah kadar jamur pada jagung. Jika kandungannya terlalu tinggi, pihak Bulog tidak bisa menerima karena ada standar kualitas tertentu. Maka dari itu, perlu ada koordinasi dan kolaborasi bersama untuk menyelesaikan persoalan ini," tambahnya.
Pesan tersebut menjadi catatan penting agar para petani lebih berhati-hati dalam proses budidaya sekaligus lebih aktif menjalin komunikasi dengan pihak terkait demi meningkatkan kualitas panen.
Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Huta Koje, Kapolres Padangsidimpuan, hingga Asisten II Pemko Padangsidimpuan.
Setelah itu, dilakukan penanaman jagung secara simbolis sebagai tanda dimulainya program Ketapang di desa tersebut.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang penuh keakraban antara forkopimda, aparat desa, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta yang hadir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Huta Koje dapat merasakan manfaat langsung dari program Ketapang, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan kualitas pangan daerah.zal
sumut24.co MEDAN, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Anang Supriatna, secara resmi membenarkan pergantian pimp
kota
Gerebek Tengah Malam! Polsek Sosa Ringkus 2 Pemuda Diduga Pengedar Sabu di Sekolah MDA
kota
Transaksi Sabu Terendus! Polisi Bekuk Pria di Perumahan PTPN IV Lubuk Bunut
kota
Warga Resah, Polres Palas Bergerak! Pengedar Sabu Digulung di Lingkungan Sekolah
kota
Tak Berkutik! 5 Pembeli Sabu dan Satu Pengedar Dibekuk Polres Palas Dalam Sekali Jalan
kota
Sikat Balap Liar! Polres Padang Lawas Turun Tengah Malam, Sisir Titik Rawan
kota
Aklamasi! Saipullah Nasution Kembali Nahkodai IKANAS, Siap Gas Program Strategis
kota
Semangat Marsigomgoman! TorTor Sambut Bupati dan Wakil Bupati Palas PMA di Jakarta, IKABAYA Pererat Persaudaraan
kota
Gerak Cepat! Wali Kota Padangsidimpuan Tinjau Lokasi 1.133 Huntap untuk Korban Bencana
kota
Transaksi Sabu Terendus! Pengedar Sabu Asal Riau Tumbang di Tangan Polres Padang Lawas
kota