Rakorpem Awal 2026, Wali Kota Tanjungbalai Tekankan Inovasi Tingkatkan PAD
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) awal Tahun Anggaran 20
News
Baca Juga:
- DJP Dukung Penuh Penetapan 5 Tersangka KPK di OTT Korupsi KPP Madya Jakarta Utara, Terapkan Pemberhentian Sementara dan Evaluasi Internal
- MAKI Tanggapi Putusan Gugatan Praperadilan Terhadap KPK Atas Perkara Belum Dipanggilnya Gubernur Sumut Bobby Nasution, MAKI Akan Lapor Ke Dewas KPK
- Desak KPK Tetapkan Dikky Anugerah Panjaitan sebagai Tersangka,Kasus Pergeseran Anggaran & Suap Jalan Sumut yang Menyeret Topan Ginting
JAKARTA – GREAT Institute menyatakan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Immanuel Ebenezer Wamenaker.
KPK menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau dikenal sebagai Noel ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dihubungi pada Kamis (21/8/2025). OTT tersebut digelar KPK pada Rabu (20/8) malam.
Direktur Komunikasi GREAT Institute, Khalid Zabidi juga pada saat yang sama menyampaikan apresiasi atas kerja konsisten KPK dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"Kami sangat prihatin atas OTT KPK terhadap Wamenaker, Immanuel Ebenezer, bahwa praktik koruptif masih bergentayangan di lingkungan kantor kementerian" ujar Khalid.
Menurut keterangan KPK, Immanuel Ebenezer di tangkap karena diduga melakukan pemerasan atas kepengurusan sertifikasi K3 perusahaan. Immanuel dikenal sebagai aktivis dan lantang membela para pekerja terutama terkait penahanan ijazah pekerja oleh perusahaan.
Pada saat yang bersamaan dalam keterangannya Khalid Zabidi juga menghargai kerja keras KPK dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. "KPK harus menjadi garda terdepan dalam kerja-kerja pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia". Kata Khalid yang juga adalah aktivis 98 ITB.
Khalid, mengimbau kepada para penyelenggara negara agar mematuhi arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang secara tegas dan terang dalam pidato kenegaraan di Sidang Bersama DPR RI dan MPR RI, 15 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memberantas korupsi secara tegas. "Korupsi adalah musuh bersama yang harus kita basmi sampai ke akar-akarnya demi keadilan dan kemakmuran bangsa," tegas Prabowo.
Presiden juga menambahkan, "Tidak ada kompromi bagi siapa pun yang terlibat korupsi, termasuk pejabat tinggi sekalipun. Negara hadir untuk memastikan hukum berjalan tanpa pandang bulu." tegas Presiden dalam pidatonya.
"Saya pikir Presiden sudah tegas dan jelas sikapnya terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi, saya berharap para jajaran kabinet dan penyelenggara negara lainnya agar mematuhi perintah Presiden Prabowo untuk tidak melakukan korupsi dalam menjalankan tugas mereka, komitmen Presiden ini harus di dukung penuh." Pungkas Khalid Zabidi.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) awal Tahun Anggaran 20
News
Mengenal Ungku Saliah, Ulama Pariaman yang Fotonya Banyak Terpajang di Warung Nasi Padang
kota
Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut
kota
Wakil Bupati Simalungun Sidak Perumda Agromadear, Dorong Pembenahan dan Kepastian Investasi
kota
Andar Amin Harahap dan Hendri Yanto Sitorus, Dua Kader Muda di Pusaran Musda Golkar SumutMedan Sumut24.coMenjelang Musyawarah Daerah (Musd
Politik
Pemko Pematangsiantar menggelar Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba &ldquoMembangun Generasi Muda yang Berdaya Saing Menuju Generasi Emas 2045&rdquo.
kota
Acara Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI Tahun 2026
kota
sumut24.co JakartaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan lima tersangka oleh Komisi Pemberantasan Ko
kota
Mantan Aspidsus Kejati Sumatera Utara Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum.
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rahabilitasi Pascabencana S
News