Bank Sumut Gelar Pojok Sehat, Program Rutin Bagi Nasabah Pensiunan
Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menggelar Pojok Sehat Purna Bakti Bank Sumut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksan
Umum
Baca Juga:
- Ketua PSI Asahan Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-80, Jadilah Pelayan Utama yang Semakin Presisi
- Paripurna VI DPRD dalam rangka Pengambilan Keputusan terhadap Ranperda tentang Insentif Tenaga Pendidik pada Pendidikan Non Formal Bidang Keagamaan
- JMSI Sumut dan Sumut 24 Group Mendukung Kota Medan menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII
Medan – Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), Azhari Gemala Putra Sinik, menilai langkah Ketua DPRD Sumut, Erni Sitorus, melaporkan Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Hamdani Syahputra, ke Polda Sumut justru memperlihatkan lemahnya kepemimpinan.
"Melaporkan Hamdani ke polisi tanpa dasar kuat hanya menunjukkan kepemimpinan Erni yang lemah. Belum saatnya Erni menjadi Ketua DPRD. Kasihan Partai Golkar yang menugaskannya, karena setiap blunder selalu menyeret nama partai," kata Azhari kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).
Menurut Azhari, sejak menjabat, Erni kerap menimbulkan kontroversi. Ia menyinggung polemik terkait isu empat pulau, wacana sekolah lima hari, hingga laporan ke polisi terhadap Hamdani. "Golkar yang selalu kena getahnya. Keputusan menempatkan Erni sebagai ketua terlalu dipaksakan," ujarnya.
Azhari menambahkan, tindakan melaporkan Hamdani berpotensi memunculkan konflik internal ke ruang publik. "Hamdani adalah Ketua Golkar Deliserdang, sedangkan Erni pengurus Golkar Sumut. Lucunya, pemilik akun dan warganet yang berkomentar tidak dilaporkan, hanya Hamdani yang jadi sasaran," katanya.
Ia menilai, persoalan tersebut mestinya dapat diselesaikan secara internal. "Sesama kader harusnya saling komunikasi. Erni tidak bijak, terlalu reaktif. Baru komentar di media sosial saja tidak mampu dihadapi, bagaimana jika berhadapan dengan dinamika politik dan perdebatan di DPRD?" ujar Azhari.
Kompromi Politik
Selain menyoroti kepemimpinan, Azhari juga mengaitkan posisi Erni dengan kompromi politik antara keluarga Sitorus dan Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution. Ia menyinggung peran Hendrianto Sitorus, kakak Erni, yang disebut-sebut sebagai bakal calon Ketua Golkar Sumut, serta penunjukan Muhammad Suib, Sekda Labuhanbatu Utara, sebagai pejabat di Pemprov Sumut.
"Semua itu tidak terlepas dari kompromi politik. Imbalannya, Erni harus mendukung kebijakan Bobby, meski kebijakan tersebut tidak populer," kata Azhari.
Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi melemahkan fungsi DPRD sebagai lembaga pengawas, sekaligus merugikan Golkar dalam jangka panjang.
"Fraksi-fraksi di DPRD Sumut seharusnya membuat mosi tidak percaya, dan Golkar perlu mengevaluasi bahkan memberhentikan Erni dari jabatan Ketua DPRD. Masih banyak kader yang lebih layak," pungkas Azhari.red
Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menggelar Pojok Sehat Purna Bakti Bank Sumut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksan
Umum
Medan Sumut24.coMomentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Kepolisian Negara Republ
News
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
kota
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota
Evaluasi Layanan Pemasyarakatan Harus Menutup Celah Masalah, Bukan Sekadar Memperbaiki Dokumen
kota
PRSU Ke50 Angkat Wajah Asli Sumatera Utara, 70 Persen Konten Diisi Putra Daerah
kota
22 OPD dan 10 Instansi Vertikal Ramaikan Pameran PRSU Ke50, Hadirkan Berbagai Layanan Publik untuk Masyarakat
kota
Dewan Komisaris PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara PRSU Harus Jadi Etalase Kebanggaan dan Mesin Ekonomi Baru Sumut
kota
Ketum Bakopam Sumut Ucapkan Selamat HUT ke436 Kota Medan, Dukung Terwujudnya Medan Tangguh dan Maju untuk Semua
kota