UNIQLO : C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini
UNIQLO C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini Jakartasumut24.coPerusahaan ritel pakaian global
News
Baca Juga:
- Safari Ramadhan 1447 H: Wakil Bupati Padang Lawas Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Lubuk Barumun
- Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Desa Ramba: Bupati PMA Perkuat Silaturahmi dan Dorong UMKM Palas
- Bupati Padang Lawas Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Ajak Warga Ramaikan Palas Ramadhan Fair
Polemik yang terjadi akhir-akhir ini di kabupaten Padang Lawas (Palas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dimana Desakan pembubaran Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bukti Mas oleh ratusan masyarakat dari puluhan desa di Kecamatan Sosopan Kabupaten Palas memerlukan kajian agar tidak menyalahi peraturan yang berlaku.
Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE, menyampaikan hal itu, Senin (28/4/25) di Aula Kantor Bupati didampingi Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution dan Asisten I Panguhum Nasution, Kepala DLHK Palas dan Kepala Dinas Pertanian saat menerima audiensi puluhan masyarakat Sosopan yang meminta ketegasan Pemda Palas membubarkan Gapoktan Bukit Mas.
Sebelumnya, masyarakat Sosopan telah beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa menolak dan mendesak penghentian kemitraan Gapoktan Bukit Mas dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL) untuk pembukaan dan penanaman pohon Eucalyptus di lahan seluas 2.573 hektar di wilayah tersebut.
Putra Mahkota Alam (PMA) pada kesempatan itu meyakinkan masyarakat bahwa Pemda Palas akan selalu berpihak terhadap kepentingan masyarakat dari pada individu ataupun kelompok.
Namun, Pemda Palas masih perlu mempelajari langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencari solusi yang terbaik untuk mencapai kepentingan masyarakat tersebut.
Penangan persoalan ini jangan asal-asalan dan dalam waktu dekat pihak Gapoktan atau PT TPL akan kita panggil terlebih dahulu untuk mencari solusi yang terbaik," tegas Bupati Palas.
Ansor Harahap dari perwakilan warga tersebut menyampaikan terimakasih atas atensi dan sambutan hangat Bupati dan wakil Bupati Palas terhadap aspirasi yang telah masyarakat Sosopan sampaikan.
Ansor menegaskan pembubaran Gapoktan Bukit Mas dinilai harus segera dilakukan untuk menghindari konflik yang telah berkepanjangan di wilayah tersebut.
Terlebih dalam verifikasi teknis dan faktual terhadap proses izin Gapoktan Bukit Mas diduga kuat tidak benar dan menyalahi aturan yang ada. Kemudian, masyarakat yang berusaha dan menguasai lahan sebagian besar bukanlah masyarakat yang terdaftar dalam Gapoktan.
Tokoh Masyarakat Sosopan,Jupen Hasibuan, menambahkan keberadaan Gapoktan Bukit Mas layaknya telah menjadi duri bagi masyarakat di wilayah itu. Sebab, sebagian lahan tersebut telah puluhan tahun di kelola dan ditanami masyarakat untuk menghidupi keluarganya.
Pak Bupati tolong bantu kami menjaga tempat kami mencari nafkah dengan segera membubarkan Gapoktan Bukit Mas," ucap para masyarakat Sosopan.Rifin
UNIQLO C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini Jakartasumut24.coPerusahaan ritel pakaian global
News
JAKARTA, Wakil Ketua Umum Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nas
News
Sergai sumut24.co Polres Serdang Bedagai mengklarifikasi tudingan praktik tangkap lepas terhadap seorang residivis kasus narkoba berinisia
Hukum
Langkat, Sumut24.co Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguat silaturahmi dan semangat berbagi. Da
News
Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
kota
Curat Rp400 Juta di Padangsidimpuan Terungkap, Satu Pelaku Dibekuk Usai Kabur ke Pekanbaru
kota
Warga Purba Sinomba Curhat Soal Jalan dan Listrik di Safari Ramadan 2026, Bupati Paluta Langsung Beri Solusi
kota
Reshuffle Besar di Pemko Padangsidimpuan, 47 Pejabat Eselon III dan IV Resmi Dilantik
kota
Dukungan Tokoh Masyarakat Menguat Usai Pelantikan Sekda Padangsidimpuan
kota
Satgas Pangan Temukan Beras Medium Rp14.200/Kg, RPK Segera Diperbanyak di Paluta
kota