Medan - Pemerintahan baru
Madina yang dipimpin oleh Saipullah-Atikah diminta untuk fokus pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam semakin maraknya seperti PETI (Penambang Emas Tanpa dan Izin) sehingga dapat merusak lingkungan dan masyarakat. Sebab ini menyangkut "urat nadi penghidupan masyarakat untuk menyambung hidupnya saat ini. Jangan merasa " besar dikampung sendiri", sedangkan rakyatnya " Sudah mogap mogap menjalani hangoluan on", kata Tokoh masyarakat
Madina H Syahrir Nasution kepada Wartawan, Jumat (21/3).
Baca Juga:
Lebihlanjut H Syahrir, Saipullah-Atikah diminta untuk memahami bahwa keberhasilan mereka akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Mereka harus bekerja sama dengan semua pihak untuk membawa kemajuan bagi Madina.
Khusus bagi Wakil Bupati yang juga merupakan incumbent, diminta untuk melakukan perubahan dalam perilaku dan kebiasaan buruk yang selama ini menjadi hambatan dalam memimpin masyarakat Madina. "Kami berharap Wakil Bupati dapat menunjukkan diri sebagai panutan yang baik dan tidak hanya mengandalkan nama besar ayahnya," kata salah satu warga Madina.
Dengan demikian, pemerintahan baru Madina dapat membawa kemajuan dan perubahan positif bagi masyarakat Madina. Mereka harus fokus pada kebutuhan masyarakat dan bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai tujuan tersebut.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News