Gubernur Aceh Jajaki Investasi UEA, Bahas Penerbangan Langsung hingga Tol
JAKARTA Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri,
News
Baca Juga:
MEDAN - Dalam silaturahmi dengan ibu-ibu pengajian, calon Wakil Wali Kota Medan Abdul Rani mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda dengan 'iming-iming' di Pilkada.
Sebab itu merusak demokrasi, cara-cara berdemokrasi kotor seperti inilah yang harus kita lawan, tolak politik uang, namun bila terpaksa, ambil saja namun jangan pilih orangnya.
Penegasan itu disampaikan Abdul Rani paslon nomor urut 2 dihadapan ibu-ibu pengajian dalam sosialisasi Pilkada, di Jalan Kelambir V, Gg Samirujuk Ujung, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (7/11/2024).
Dijelaskannya, Untuk Kota Medan yang jauh lebih baik, dibutuhkan pemimpin yang terbaik. Sementara, pemimpin terbaik hanya lahir dari cara-cara yang baik. Oleh sebab itu, seluruh warga Kota Medan diminta untuk memilih pemimpin dengan cara yang baik, yakni memilih bukan karena adanya iming-iming, melainkan murni karena kemampuan calon pemimpin tersebut.
"Pilihlah pemimpin dengan cara yang baik, supaya lahir pemimpin yang terbaik. Pilih karena kemampuan calon pemimpinnya, lewat track recordnya. Jangan memilih karena iming-iming, jangan memilih karena money politics,"kata Abdul Rani, politisi kawakan yang pernah menduduki kursi anggota DPRD Kota Medan tiga periode.
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani (Ridha-Rani) telah berkomitmen untuk maju dengan cara-cara yang baik.
"Prof Ridha dan saya (Abdul Rani), kami sepakat tidak menggunakan cara-cara curang, kami sepakat tidak menggunakan money politics. Insya Allah dengan kemampuan, pengalaman, track record serta kepercayaan yang diberikan masyarakat, kami akan memimpin Kota Medan periode 2025-2030 nanti," pungkasnya.
Pernyataan Abdul Rani tersebut mendapatkan dukungan penuh dari ibu-ibu pengajian yang hadir pada kesempatan itu. Mereka pun sepakat untuk menolak money politics dan memilih pasangan yang dikenal dengan jargon Medan BERANI (Bersama Ridha-Rani) tersebut.
"InsyaAllah kami disini solid, kami siap menolak money politics. Kami sudah membulatkan tekad sejak jauh-jauh hari, kami pilih nomor 2, Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani. Kami percaya Ridha-Rani adalah pemimpin yang terbaik untuk Kota Medan," pungkasnya. (Red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
JAKARTA Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri,
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai acara pelantikan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Darul
News
Patroli Gabungan 3 Pilar Polsek Medan Area Tekan Gangguan Kamtibmas
kota
Investor Tiongkok dan Koperasi Jasa Keluarga Pers Bahas Pengadaan Mesin Pengering Gabah
kota
Bos Ponsel Pancur Batu pelaku penganiaya Temui Babak Baru, Leo Sembiring Masih DPO, Putra Persadaan Sudah P21 di Kajari
kota
dr H Asri Ludin Tambunan Sampaikan Persoalan Tanah Hingga Infrastruktur ke Pusat
kota
Keren Abis! SMPN 1 Panyabungan Sapu Bersih 4 Trofi di FLS2N 2026 Madina
kota
AKBP Yon Edi Winara Tegas Soal Sengketa Lahan di Paluta, Minta Penyelesaian Terukur dan Sesuai Hukum
kota
Medan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar acara pelepasan dan perpisahan bagi Harli Siregar yang akan mengemban tugas baru di Kejaksa
News
Perkuat Sinergi Strategis di Kawasan Ekonomi Unggulan, Bank Sumut Hadir Lebih Dekat di Batam untuk Dorong Pertumbuhan Inklusif
kota