Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
Baca Juga:
- Rayakan Peluncuran ‘ARIRANG’, Spotify dan BTS Hadirkan Berbagai Pengalaman Imersif dan Kegiatan Eksklusif untuk Fans
- Kapolri: 72 Ribu Personel Amankan Takbir dan Salat Id di Seluruh Indonesia
- Kepala KPPN Sidikalang Menyerahkan Piagam Penghargaan Dari Kementerian Keuangan RI Kepada Bupati Pakpak Bharat
Menurut Hafiz Taadi srlaku Sutradara, Jadah atau Haram Jadah konotasinya negatif (menjijikan). Namun dalam proses kreatif, dilakukan perluasan terhadap tafsir maknanya. Kemudian menyandingkannya dalam fremis panggung. Menggunakan idiom symbol-symbol yang ada di wilayah budaya.
"Jadah dalam proses penciptaannya, secara sadar disandingkan dalam karya-karya sebelumnya " Touggu Touggee " (1985). Menyampaikan desakan virus sampah yang berada disekitar kehidupan manusia. Sementara, repertoar Monolok Taik ( 2009) ikut mewarnai J a d a h menohok sanitasi dilingkungan terdekat manusia. Sampah limbah cairan yang menerobos masuk dari lapisan tanah. Hingga terhidang di atas meja-meja makan. Kotoran tersebut menjadi sebuah proses eksplorasi yang pada akhirnya dibingkai dalam frime teater", ujar Hafiz Taadi.
Jadah sebuah eksplorasi yang menggabungkan dua bentuk representasi teater yang pernah disuguhkan. Dengan tafsir yang Kembali dilebarkan kepada konsep "sampah". Secara sadar disetir dan digerakan kearah seni pertunjukan kontemporer.
"Jadah" tetap mengakar pada kearifan lokal. Kearifan lokal itu muncul di wilayah "Bunyi-bunyian" mengambil format ketukan pulsa (Gordang 9). Di fase lainnya "Jadah" ikut mengadopsi syair tembang/lirik Jawi karya Ronggo Warsito. Kedua kearifan lokal yang mengental dalam sentuhan ritual ini menguatkan ritme gerak sehari-hari yang sangat lazim dan natural.
Menyinggung Tatanan Artistik Panggung, Hafiz Taadi menyatakan bahwa secara kontektual, artistik yang dibangun di atas panggung menjadi sangat penting
sebagai elemen pendukung, ikut menegaskan situasi. Berinteraksi dalam sebuah
peristiwa panggung. Tidak berdiri sendiri. Garis-garis tajam menjadi elemen (pola) yang
dihadirkan guna ' m e n e k a n ' objek (actor/manusia) yang bergerak di dalam framis
panggung.
Multimedia (Visual)
Format visual yang akan hadir di kanvas putih frame panggung. Merupakan elemen penguat peristiwa. Memiliki integritasnya. Meski tidak berdiri sendiri. Pilihan tatanan tekstur bidang warna dipergunakan dalam berbagai peradegan diproses sebagai penguat peristiwa diatas panggung. Format visual dipola dalam format grafis. Gambar-gambar, ragam warna tidak secara menyeluruh tertuang dalam emosi per-adegan.
Emosinya tentu akan disesuaikan dengan kebutuhan atas peristiwa.
Bagaimanakah kepiawaian Hafiz Taadi selaku Sutradara "Jadah" dalam menyiasati konsep pertunjukkan teater pada 7 Desember 2024.
Hal ini tentunya tidak terlepas dari kemampuan aktor/artis sepqrti Emma Matondang, Amruzal, Ratna, jhoni Elfi, Sufinatun Azizah Lubis, Elvia Marva Hade, Yeni, Melisa, Dinda Anggraini, Cherly.
Sementara untuk prnata cahaya Hafiz Taadi, makeup Bunga, backdrop Maesa, stqge manager Mazmur, team work artistik Andi Samudra, Abrar Ridho Cahyadi, Mazmur. (R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
kota
sumut24.co MEDAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada
kota
sumut24.co ASAHAN, DPRD Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) B
News
Sergai sumut24.co Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, mulai menerapkan kebiasaan bersepeda menuju kantor sebagai bagian dari dukungan te
News
Tokyo Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha In
News
Jakarta, Album &039ARIRANG dari BTS rilis hari Jumat, 20 Maret lalu dan ARMY menunjukkan dukungan penuhnya di Spotify terhadap comeback
Ekbis
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memaparkan capaian makro ekonomi daerah tahun 2025 saat menyampaikan
Politik
Medan SMAN 2 Medan menggelar acara pelepasan siswa kelas XII yang dihadiri oleh para orang tua, guru, dan alumni, di halaman sekolah pad
Kota
Gubernur Bobby Nasution Serahkan LKPD TA 2025 ke BPK Sumut
kota
Mantan Kepala BNI Aek Nabara Diamankan Polda Sumut Saat ini Masih Menjalani Pemeriksaan
kota