Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Baca Juga:Jakarta I Sumut24. co
Lebih lanjut dikatakan Arman Dhani,
dalam menulis sebuah tulisan untuk publikasi kebijakan haruslah memiliki pemahaman yang lebih baik.
Sehingga berita kebijakan yang kita tulis dengan baik tersebut dapat membantu masyarakat memahami isu-isu komplek.
"Pemahaman yang lebih baik merupakan salahsatu teknik menulis berita populer untuk publikasi kebijakan, "terang Arman Dhani.
Selain memiliki pemahaman yang lebih baik, lanjutnya, menulis sebuah berita juga harus punya relevansi.
"Dengan relevansi, kita bisa membantu masyarakat bagaimana kebijakan itu akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka,' ujar Arman Dhani.
"Hari ini kita bisa kembali lagi belajar agar berita -berita yang disajikan itu bisa lebih paham lagi, "tutupnya.
Arman Dhani menilai, berita yang bijak harus ditulis dengan baik dan dapat membantu masyarakat memahami isu-isu kompleks.
"Termasuk membantu masyarakat memahami bagaimana kebijakan akan mempengaruhi kehidupan mereka sehari-hari," imbuhnya.
Selain itu, lanjut Arman lagi, wartawan digital diera media sosial dan internet sangat berbeda dibandingkan sebelumnya. Harus menjaga akurasi dan kesederhanaan dalam menyajikan informasi yang akurat dan tak berlebihan.
"Tulislah berita dengan judul yang menarik tanpa menggunakan 'clickbait' yang menyesatkan. Sehingga menghindari masyarakat dari penyebaran berita palsu dari manapun," pungkasnya.
Sebelumnya, Agus Muliadi yang merupakan seorang blogger dan penulis juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan strategi menulis populer yang ringan dan lumayan.
Adapun strateginya yang pertama dan tidak kalah penting yakni menjaga publikasi digital. "Publikasi digital menjadi salahsatu corong paling penting untuk menyebarkan kiprah, kinerja, prestasi dan kebijakan dan sebagainya," kata Agus.
Selain menjaga publikasi digital, seorang penulis harus juga bisa memahami karakteristik para pembaca digital, seperti soal panjang tulisan, kalimat/paragraf pertama, gaya tulisan yang ringan.
"Tulisan populer yang bagus dan bermutu itu di antaranya harus bisa menambah pengetahuan dan ramah baca," tutupnya.
Sementara itu, Kepala KPw BI Provinsi Sumut, IGP Wira Kusuma yang diwakili Deputi Direktur KPw BI Provinsi Sumut, Indra Kustiadi resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Direktur BI Sumut Jazari Abdul Hamid, para staf BI Sumut. Dan kegiatan diakhir dengan sesi foto bersama. (red)
Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko
kota
Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana
kota
Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan
kota
Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak
kota
Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah
kota
Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026
kota
Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya
kota
Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok
kota
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik
kota
sumut24.co DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan tarif
Umum