16 Kali Beraksi 2 Perampok Akhirnya Nyerah

MEDAN | SUMUT24

Willy Maulana Syahputra alias Undeng (20) warga Jalan M.Yakup Gang Titi Batu No.4 Medan dan Agus Ryan Sahputra alias Basir (22) warga Jalan Ibrahim Umar No.13 Medan akhirnya diamankan petugas unit Reskrim Polresta Medan.

Penangkapan kedua pelaku, atas kenekatan para pelaku melakukan perampokan sebuah tas berisikan 2 unit Handphone, 1 unit Handphone BB Gemini, 1 unit Handphone Samsung lipat, 1 kalung suping seberat 3 gram dan uang tunai Rp 112.000 milik korban Julita Simbolon di Jalan Sekip tepatnya di depan Alfamart Kecamatan Medan Petisah, Minggu (10/1/), sekira pukul 13.30 WIB.

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf kepada Wartawan Minggu (17/1) sore mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kepada Petugas, Willy Maulana Syahputra alias Undeng Agus Ryan Sahputra alias Basir mengaku sebagai pelaku perampokan barang milik korban Julita Simbolon.

Kejadian tersebut bermula, saat korban baru pulang dari Gereja di Medan Fair Jalan Gatot Subroto lalu korban pergi membeli kue Tart ke pajak Petisah dan setelah belanja korban bermaksud akan pulang kerumah dengan berjalan kaki yang ditemani kedua orang temannya Rena dan Ani ke Jalan Waru, tepatnya di Jalan Sekip depan Alfamart, tiba-tiba ada 2 orang laki-laki yang tidak dikenal dengan mengendarai Sepeda Motor Suzuki Satria FU warna hitam langsung merampas tas tenteng dan kedua pelaku langsung melarikan diri.

Mendapati barangnya dirampok, korban kemudian melapor ke Polresta Medan sesuai dengan laporan nomor
Laporan Polisi Nomor : LP/117/K/I/2016/Spkt Resta Medan, tanggal 14 Januari 2016.

“Berdasarkan keterangan kedua tersangka, mereka telah melakukan kejahatan tindakan kriminal perampokan di 16 tempat kejadian perkara yaitu di Jalan Brigjend Katamso sebelum Istana Maimun Medan dan kejadiannya pada hari Senin tangal 11 Januari 2016 sekira pukul 05.00 wib dan tersangka berhasil membawa lari 1 tas warna putih, uang tunai Rp700 ribu dan 1 unit Handphone Nokia 105,” ucap Helfi

Selain itu, lanjutnya aksi tersebut dilakukan di Jalan Raden Saleh depan Hotel Grand Aston Medan, kejadiannya pada hari Minggu tanggl 10 Januari 2016 sekira pukul 15.30 WIB, dari tempat ini tersangka berhasil membawa lari 1 tas kecil, uang tunai Rp80 ribu, HP Nokia 1202. Sedangkan di Jalan Pulau Pinang Medan, kejadiannya pada hari Kamis tanggal 7 Januari 2016 sekira pukul 20.00 WIB, dari sini tersangka berhasil melarikan 1 tas warna merah baju anak, pampers dan makanan.

Berikutnya di Jalan Imam Bonjol depan kantor DPRD Medan, kejadiannya pada hari Sabtu tanggal 9 Januari 2016 sekira pukul 06.30 WIB, kerugian yang di derita korban 1 tas kain warna putih, uang tunai Rp180 ribu dan juga di Jalan Gatot Subroto tepatnya di depan Carrefour Medan, kejadiannya pada hari Sabtu tanggal 9 Januari 2016 sekira pukul 20.30 WIB, kerugian korban tas warna hitam, uang tunai Rp600 ribu make up dan KTP.

Kemudian di Jalan Yos Sudarso sebelum Simpang Martubung, kejadiannya pada tanggal 03 September 2015 sekitar pukul 21.30 WIB, kerugian korban tas warna coklat, uang tunai Rp450 ribu, KTP dan SIM dan di Jalan Thamrin depan Aquarium Medan, kejadiannya pada tanggal 15 September 2015 sekira pukul 20.30 WIB, kerugian korban 1 tas sandang warna hitam berisi uang tunai Rp550 ribu, jaket warna hitam, KTP, di Jalan Letjend Djamin Ginting depan Citra Garden Medan, kejadiannya pada tanggal 18 September 2015 sekira pukul 05.30 WIB, kerugian korban 1 tas warna hitam, uang tunai Rp 1.100 ribu.

Lanjutnya, berikutnya di Jalan Pangeran Diponegoro tepatnya didepan XL Medan, kejadiannya pada tanggal 16 Oktober 2015 sekira pukul 21.30 WIB, kerugian korban 1 tas warna hitam, uang tunai Rp 150 ribu, KTP, KTM dan STNK serta Jalan SM.Raja depan Taman Makam Pahlawan Medan dan kejadiannya pada tanggal 18 November 2015 sekira pukul 04.00 WIB, kerugian korban 1 tas warna coklat, uang tunai Rp350 ribu 1 unit Handphone Oppo warna putih, make up.

Lebih lanjut Helfi menjelaskan kemudian di Jalan T. Amir Hamzah dekat Simpang Jalan Karya Medan, kejadiannya pada tanggal 4 Desember 2015 sekira pukul 21.30 WIB, kerugian korban 1 unit Handphon Lenovo warna hitam, Jln AR.Hakim pajak Sukaramai Medan, kejadiannya pada tanggal 24 Desember 2015 sekira pukul 04.30 WIB, kerugian korban 1 unit Handphone Samsung 1 tablet warna putih.

Selanjutnya di Jalan Gatot Subroto dekat lampu merah Medan, kejadian pada tangal 29 Desember 2015 sekira pukul 21.30 WIB, kerugian korban 1 tas merek polo warna hitam, uang tunai Rp450.000, 1 unit Handphone Nokia Lumia warna hitam, KTP. sedangkan di Jalan S.Parman depan sekolah St.Thomas Medan, kejadiannya pada tanggal 3 Desember 2015 sekira pukul 04.30 WIB, kerugian korban 1 unit Handphone Grand Duos warna putih.

Berikutnya lagi di Jalan Raden Saleh depan Kantor Walikota Medan, kejadiannya pada tanggal 7 Januari 2016 sekira pukul 20.30 WIB, kerugian korban 1 tas warna putih, uang tunai Rp350 ribu, ATM BRI, KTP, kosmetik serta di Jalan Pertempuran dibawah jembatan, kejadianya pada tanggal 9 Januari 2016 sekira pukul 20.00 WIB, kerugian korban 1 tas warna hitam, uang tunai Rp 700 ribu, STNK, ATM BCA, KTP dan kosmetik.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Kedua pelaku sudah dilakukan penahanan, dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk pengembangan terhadap kasus yang lainnya,” pungkas Helfi. (SL)