Sabtu, 14 Februari 2026

Mantan Ketua PC PMII Kota Medan Joni Sandri mencalonkan diri Ketua PKC PMII Sumut

Administrator - Minggu, 14 November 2021 02:56 WIB
Mantan Ketua PC PMII Kota Medan Joni Sandri mencalonkan diri Ketua PKC PMII Sumut

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan wadah pembentukan mahasiswa yang berlandasakan nilai-nilai keislaman dan keindonesian yang menjunjung tinggi keintelektulan dan diskursus problematika sosial.

Sumatera Utara salah satu provinsi yang mampu mencetak kader-kader PMII yang tidak hanya berbasis kuantitas namun juga kualitas. Salah satunya Joni Sandri Ritonga, mantan Ketua PC PMII Kota Medan masa khidmad 2018-2019 yang hari ini mencalonkan diri menjadi Ketua PKC PMII Sumatera Utara Masa Khidmad 2021-2023.

Salah satu kader terbaik Kota Medan tersebut melihat perbincangan tentang inovasi kaderisasi dan wacana gerakan PMII di Sumatera Utata tak lekang ditelan waktu. Semangat yang terus tumbuh sejalan dengan bergeraknya zaman menjadikan PMII semakin unggul sekaligus berperadaban.

“Hal itu merupakan ikhtiar dasar yang perlu ditanam, keduanya tak boleh dipisahkan baik inovasi kaderisasi maupun wacana gerakan”. ujar JS. Ritonga (sapaan akrabnya)

Hal itulah yang melandasinya mengambil visi “Mewujudkan PMII Sumatera Utara yang unggul, profesional, dan berperadaban”. Sebab PMII Sumatera Utara sebagai organisasi di tingkat Provinsi dapat dikatakan sudah sangat matang dengan jumlah kader yang melimpah baik secara kualitas maupun kuantitas.

Disisi lain, Joni Sandri Ritonga yang juga telah menekuni profesi sebagai Advokat dan Dosen, mengusung enam misi yang dianggap relevan dan mampu menjawab tantangan untuk PMII Sumatera Utata ke depan.

Pertama, pembentukan dan pengembangan tim instruktur. Baginya ini sangat penting sebab sebagai organisasi yang dituntut mencetak kader-kader yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai PMII harus ada tim khusus dalam menanggani secara intensif.

Kedua, digitalisasi administrasi. Tak dapat dipungkiri bahwa kondisi hari ini serba teknologi. Semua orang mampu mengakses segala kebutuhan informasi dengan cepat dan tepat. Digitalisasi administrasi diharapkan mampu menjadikan PMII sebagai organisasi yang tidak hanya disiplin administrasi saja, namun juga akses data lebih mudah.

Selanjutnya, standarisasi kaderisasi. Tentu ini hal mutlak yang harus terpenuhi. Sebab kemampuan kader yang menjadi jawaban keresahan masyarakat harus memiliki kemampuan serta skill yang benar-benar profesional itu sesuai dengan misi.

Maka akan hal itu perlu dan penting adanya standarisasi kaderisasi. papar Joni saat diwawancarai Media Online

Selain itu juga optimalisasi kelompok profesi juga menjadi fokus Joni. Melihat selama ini banyaknya kader yang belum menemukan fashion skill seseuai dengan kebutuhan, yang artinya membutuhkan pemetaan sesuai dengan konteks zaman dan tempat nantinya para kader terjun.

Pria kelahiran Kabupaten Labuhanbatu, 30 September 1994 ini juga mencanangkan rancangan rencana strategis (Renstra) gerakan jangka panjang, sebagai rel pergerakan nantinya para kader PMII Sumatera Utara.

“SDM yang ada di PMII harus dioptimalkan dalam bidang penelitian, sebab dari penelitian inilah kita memiliki kekuatan data yang akurat serta mampu merancang solusi yang tepat”. Tutup Joni.red  

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Aman! Tim Jibom Den Gegana Back Up Polres Padangsidimpuan Dispose Granat Militer di Batunadua
Sambut Ramadhan 1447 H, Polres Asahan Santunin Anak Yatim serta Doa Bersama
Kelurahan Siumbut Umbut Berhasil Raih Juara II Lomba Poskamling se-Polda Sumut
Hak Jawab: PT Agincourt Resources Klarifikasi Isu Pelarangan Jurnalis
Pemko Pematangsiantar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah
Launching dan Pendistribusian Buku ‘Sejarah Perjuangan Masyarakat Kota Pematangsiantar
komentar
beritaTerbaru