Selasa, 31 Maret 2026

Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal Menjadi Biskuit Multi Gizi Upaya Pencegahan Stunting di Medan Tuntungan

Administrator - Senin, 30 Agustus 2021 15:17 WIB
Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal Menjadi Biskuit Multi Gizi Upaya Pencegahan Stunting di Medan Tuntungan

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Stunting merupakan masalah yang akan berpotensi mengganggu kesehatan dan sumberdaya manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan memberikan makanan tambahan dengan nilai gizi tinggi dan beragam, salah satunya biskuit multigizi yang bisa dibuat dengan memanfaatkan pangan lokal.

Pada tanggal 16 Agustus 2021 dilakukan edukasi dan demostrasi pembuatan biskuit multigizi sebagai kegiatan pengabdian LPPM USU dengan tim dr. Devi Nuraini Santi, M.Kes dan Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si di Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan.

Kegiatan edukasi dan demostrasi ini dilakukan melalui ibu-ibu yang memiliki balita yang ada di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut karena merekalah yang nantinya yang akan membuat biskuit multigizi tersebut untuk diberikan kepada anak mereka sebagai makanan tambahan.

Pengabdian masyarakat ini memberikan fasilitas berupa oven dan mixer untuk membuat biskuit multigizi dan memberikan edukasi tentang manfaat dari bahan pangan lokal yang digunakan serta demonstrasi pembuatan biskuit tersebut.

Kepala lingkungan dan kader posyandu berterimakasih dan menyatakan siap bekerjasama untuk kegiatan masyarakat selanjutnya. (R02).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Rapat Paripurna DPRD Asahan: LKPJ Bupati 2025 Tunjukkan Ekonomi dan IPM Mengalami Pertumbuhan Positif
Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
komentar
beritaTerbaru