Rabu, 11 Februari 2026

Pemko Medan Segera Bentuk Bekraf

Administrator - Selasa, 22 Oktober 2019 14:11 WIB
Pemko Medan Segera Bentuk Bekraf

Pemko Medan Segera Bentuk Bekraf Medan|SUMUT24 Pemko Medan akan membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dimana kehadirannya diharapkan dapat menampung para pelaku kreatif yang ada disini.

Baca Juga:

“Jadi, setiap kali Pemko Medan menggelar event, Bekraf Kota Medan dapat dilibatkan, sehingga pelaksanaan event akan lebih baik dan bewarna lagi kedepannya,” kata Asisten Administrasi Umum Renward Parapat didampingi Kabag Perekonomian Setdako Medan Nasib saat memimpin Rapat Rencana Pembentukan Bekraf Kota Medan di Balaikota, Selasa (22/10).

Ada sebanyak 16 subsektor Ekonomi Kreatif (EKraf) yakni, arsitektur, fashion, desain produk, desain interior, desain komunikasi visual, seni pertunjukan, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni rupa, serta televisi dan radio.

“Ke 16 subsektor EKraf nantinya akan dilakukan pemetaan sehingga dari ke 16 subsektor tersebut akan dipilih 3 subsektor terbaik yang mana nantinya akan menjadi pusat perhatian untuk dikembangkan sehingga ke 3 subsektor tersebut yang menjadi ciri khas Kota Medan,” jelas Renward.

Sementara itu, pembentukan Bekraf mencuat setelah Andre, perwakilan salah satu pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan itu mengusulkan dibentuknya Bekraf sebagai wadah bagai para pelaku ekonomi kreatif untuk dapat berkreasi dan mengekspresikan kreatifitas yang mereka miliki.

“Medan sebagai kota kreatif harus membentuk ruang kreatif, pembangunan kota kreatif berbasis potensi lokal juga dimaksudkan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi lokal yang dikerahkan untuk dapat mendorong pemerataan ekonomi dan saing nasional,” tegas Andre.

Untuk itu, tambah Andre, melalui pembentukan Bekraf, para pelaku ekonomi kreatif dapat berkumpul dan mengembangkannya. Sekarang ini zaman industri 4.0 sehingga Kota Medan harus mampu mengikuti zaman yang kian berkembang.

“Para pelaku ekonomi kreatif adalah potensi paling besar yang saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh Indonesia. Medan adalah salah satu kota yang mulai mendapatkan efek dari pengembangan industri kreatif,” ungkap Andre.

Andre juga menjelaskan ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia. Ekonomi kreatif didefinisikan sebagai era baru ekonomi setelah ekonomi pertanian, ekonomi industri dan ekonomi informasi yang mengitensifkan informasi dan kreatifitas dengan mengandalkan ide dan pemgetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya.

“Ekonomi itu sendiri sejatinya merupakan aktifitas perekonomian yang lebih mengandalkan ide atau gagasan (kreatif) untuk mengelola material yang bersumber dari lingkungan disekitarnya menjadi bernilai tambah ekonomi,” jelasnya.

Selanjutnya, Rapat ini diisi dengan tanya jawab antara perwakilan Bekraf dengan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemko Medan. (R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Modesta Marpaung SKM S.Keb Gelar Sosper No 4 Tahun 2012, Ini Pesannya
Mundur Mendadak Eks Kadis PUPR Sumut, Diduga Menolak Jadi “Tameng” Polemik Underpass Gatot Subroto yang Disorot DPR RI
Rutan Kls I Labuhan Deli Menjalin Sinergitas Instansi Bersama Tokoh Agama, TNI-Polri, Imigrasi Belawan, PLN dan Pelindo Belawan
Dua Kadis Mundur Beruntun, Pemprovsu Bungkam: Ada Apa di Lingkaran Bobby Nasution?
Peringati Hari Pers Nasional, FJPI Sumut Gelar Talk Show Peran Jurnalis Perempuan di Era Digital
Pendangkalan Picu Banjir, Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase HM Nur
komentar
beritaTerbaru