Perkuat Komitmen Layanan Nasabah di Sumatra Utara, Sequis Life Resmikan Sequis Center Medan
sumut24.co MedanPT Asuransi Jiwa Sequis Life meresmikan Sequis Center Medan di Jl. Jenderal Sudirman No. 12 Medan pada Jumat kemarin (10
Ekbis
Solok | Sumut24.co
Baca Juga:
Musywil XXI Ikatan Pemuda Muhammadiayah (IPM) diselenggarakan Sabtu (8/9) di Gedung Kubung Tigo Baleh Kota Solok.
Acara ini dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, M. A. P, beserta Istri, Ketua Umum PW IPM Sumbar, Farid Anshar Alghifari, Ketua umum PP IPM, Hafiz Safaturrahman, Wali Kota Solok, H. Zul Elfian, SH. MSi, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, B.B.A. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Adib Fiqri, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Wali Kota Solok dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri beserta rombongan di Kota Solok dalam rangka Musywil XXI IPM Sumatera Barat.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Daerah, Wako Solok mengucapkan terimakasih sekali lagi telah menunjuk Kota Solok sebagai tempat melaksanakan Musywil XXI IPM ini. Semoga acara ini berjalan dengan lancar sampai akhir, ” tutur Wali Kota Solok.
Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong petanda di bukanya Musywil XXI IPM Sumatera Barat serta Orasi Kebangsaan dan Konsolidasi Pendidikan Muhammadiyah Sumatera Barat, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI mengucapkan selamat melaksanakan Musywil XXI IPM Provinsi Sumatera Barat agar nanti jadi titik tolak IPM akan lebih maju, bertenaga, dan bervisi.
“Muhammadiyah ini dulu pelopor sebelum Indonesia merdeka, muhammadiyah telah memikirkan dan menyelenggarakan pendidikan, ketika Negara belum memikirkan pendidikan. Pendidikan muhammadiyah itu dulu disebut pendidikan sistem klasikal dan pemerintah kita atau Negara Indonesia dulu juga meniru apa yang dilaksanakan oleh muhammadiyah ini,” ungkap Muhadjir
Beliau juga menjelaskan bahwa Pelopor muhammadiyah ini dulu sangat diakui di Indonesia, jadi resiko pelopor ketika kemudian ada kelompok adopter, jadi setiap peloporan itu pasti ada adopsi oleh orang lain atau disebut adopter (peniru), peniru itu akan berusaha untuk memperbaiki apa yang ditirunya.
“Ini ancaman bagi muhammadiyah karena adopter jauh telah melakukan penyempurnaan terhadap produk awal dari muhammadiyah. Dulu pendidikan hanya untuk anak pegawai kolonial dan anak-anak Belanda, dan dari sanalah muhammadiyah menampung masyarakat Indonesia yang miskin dan awam untuk disekolahkan,” jelas Muhadjir.
Begitu sistem klasikal muhammadiyah di ambil alih Negara lanjutnya, dan Negara semakin memperhatikan nasib orang miskin dengan berbagai macam fasilitas, sekolah gratis, sekolah dengan biaya yang murah, ada beasiswa dan seterusnya maka otomatis peran muhammadiyah awal kehilangan elangnya atau masanya.
“Kalau sekarang muhammadiyah melakukan sekolah murah, gratis atau semacamnya jelas tidak laku karena pemerintah telah melakukan itu. Jadi ini tantangan bagi sekolah muhammadiyah untuk melakukan revitalisasi biar naik kelas dari sekolah negeri,” pungkasnya. (Eli)
sumut24.co MedanPT Asuransi Jiwa Sequis Life meresmikan Sequis Center Medan di Jl. Jenderal Sudirman No. 12 Medan pada Jumat kemarin (10
Ekbis
Peringati Hari Jadi ke113, Momentum Perkuat Kebersamaan dan Bangkit Pascabencana
kota
Bank Sumut&ndashPemko Binjai Hadirkan Layanan Digital Bayar Tagihan PDAM Kini Cukup Lewat PonselBinjai &ndash Transformasi layanan publik di Kota
Ekbis
Lahan Tidur Jadi Ladang Emas! Panen Raya Jagung Oleh Polsek Sipirok di Tapanuli Selatan Dukung Swasembada 2026
News
Polisi dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Sipirok, Bukti Nyata Kepedulian Polsek Padang Bolak
kota
Gas LPG Subsidi Dijual Mahal? Polres Padang Lawas Siap Sidak Agen dan Pangkalan
kota
Curi 400 Kg Sawit di Tengah Malam, Satu Pelaku Dibekuk Sat Reskrim Polres Padang Lawas
kota
Wakapolres Palas Hadiri Musrenbang, Pastikan Pembangunan 2027 Lebih Terukur dan Tepat Guna
kota
Di Musrenbang RKPD 2027, Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh Nasution Tekankan Program Prioritas untuk Rakyat
kota
Ubah Stigma Domino dari Judi ke Prestasi, ORADO Padangsidimpuan Siapkan Atlet Berbakat
kota