Modesta Marpaung SKM S.Keb Gelar Sosper No 4 Tahun 2012, Ini Pesannya
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb edukasi warga dan memberi pemahaman terkait sistem Kesehatan. Masyarakat di
kota
Solok | Sumut24.co
Baca Juga:
- Modesta Marpaung SKM S.Keb Gelar Sosper No 4 Tahun 2012, Ini Pesannya
- Mundur Mendadak Eks Kadis PUPR Sumut, Diduga Menolak Jadi “Tameng” Polemik Underpass Gatot Subroto yang Disorot DPR RI
- Rutan Kls I Labuhan Deli Menjalin Sinergitas Instansi Bersama Tokoh Agama, TNI-Polri, Imigrasi Belawan, PLN dan Pelindo Belawan
Musywil XXI Ikatan Pemuda Muhammadiayah (IPM) diselenggarakan Sabtu (8/9) di Gedung Kubung Tigo Baleh Kota Solok.
Acara ini dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, M. A. P, beserta Istri, Ketua Umum PW IPM Sumbar, Farid Anshar Alghifari, Ketua umum PP IPM, Hafiz Safaturrahman, Wali Kota Solok, H. Zul Elfian, SH. MSi, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, B.B.A. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Adib Fiqri, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Wali Kota Solok dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Menteri beserta rombongan di Kota Solok dalam rangka Musywil XXI IPM Sumatera Barat.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Daerah, Wako Solok mengucapkan terimakasih sekali lagi telah menunjuk Kota Solok sebagai tempat melaksanakan Musywil XXI IPM ini. Semoga acara ini berjalan dengan lancar sampai akhir, ” tutur Wali Kota Solok.
Acara dilanjutkan dengan pemukulan gong petanda di bukanya Musywil XXI IPM Sumatera Barat serta Orasi Kebangsaan dan Konsolidasi Pendidikan Muhammadiyah Sumatera Barat, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI mengucapkan selamat melaksanakan Musywil XXI IPM Provinsi Sumatera Barat agar nanti jadi titik tolak IPM akan lebih maju, bertenaga, dan bervisi.
“Muhammadiyah ini dulu pelopor sebelum Indonesia merdeka, muhammadiyah telah memikirkan dan menyelenggarakan pendidikan, ketika Negara belum memikirkan pendidikan. Pendidikan muhammadiyah itu dulu disebut pendidikan sistem klasikal dan pemerintah kita atau Negara Indonesia dulu juga meniru apa yang dilaksanakan oleh muhammadiyah ini,” ungkap Muhadjir
Beliau juga menjelaskan bahwa Pelopor muhammadiyah ini dulu sangat diakui di Indonesia, jadi resiko pelopor ketika kemudian ada kelompok adopter, jadi setiap peloporan itu pasti ada adopsi oleh orang lain atau disebut adopter (peniru), peniru itu akan berusaha untuk memperbaiki apa yang ditirunya.
“Ini ancaman bagi muhammadiyah karena adopter jauh telah melakukan penyempurnaan terhadap produk awal dari muhammadiyah. Dulu pendidikan hanya untuk anak pegawai kolonial dan anak-anak Belanda, dan dari sanalah muhammadiyah menampung masyarakat Indonesia yang miskin dan awam untuk disekolahkan,” jelas Muhadjir.
Begitu sistem klasikal muhammadiyah di ambil alih Negara lanjutnya, dan Negara semakin memperhatikan nasib orang miskin dengan berbagai macam fasilitas, sekolah gratis, sekolah dengan biaya yang murah, ada beasiswa dan seterusnya maka otomatis peran muhammadiyah awal kehilangan elangnya atau masanya.
“Kalau sekarang muhammadiyah melakukan sekolah murah, gratis atau semacamnya jelas tidak laku karena pemerintah telah melakukan itu. Jadi ini tantangan bagi sekolah muhammadiyah untuk melakukan revitalisasi biar naik kelas dari sekolah negeri,” pungkasnya. (Eli)
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb edukasi warga dan memberi pemahaman terkait sistem Kesehatan. Masyarakat di
kota
Mundur Mendadak Eks Kadis PUPR Sumut, Diduga Menolak Jadi &ldquoTameng&rdquo Polemik Underpass Gatot Subroto yang Disorot DPR RI
kota
Labuhan Deli sumut24.co Dalam rangka memperkuat sinergitas dan kolaborasi antarinstansi, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuh
kota
Dua Kadis Mundur Beruntun, Pemprovsu Bungkam Ada Apa di Lingkaran Bobby Nasution?
kota
sumut24.co MedanDalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara menggela
Umum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau pelaksanaan normalisasi dan pengerukan drainase di Jalan HM Nur,
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim turun langsung memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang
News
PEMEKARAN TAPANULI BAGIAN SELATAN (SUMATERA TENGGARA) DAN PEMEKARAN MADINA ANTARA HARAPAN BESAR DAN TANTANGAN STRUKTURAL
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menegaskan seluruh Camat, Lurah hingga perangkat kecamatan harus siap b
News
Sergai sumut24.co Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan secara resmi membuka Musabaqah
News