Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
News
Baca Juga:
Universitas Sumatera Utara (USU) mencatat capaian penting dalam sejarah akademiknya. Jumlah guru besar aktif kini mencapai 208 orang, setelah enam dosen resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Gelanggang Mahasiswa, Senin (8/9).
Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., menyebut peningkatan jumlah guru besar sebagai bukti kesungguhan kampus dalam memperkuat kapasitas akademik.
"Lima tahun terakhir jumlah guru besar kita meningkat signifikan, dari 103 orang pada 2021 menjadi 208 orang pada tahun 2025. Pencapaian ini menegaskan komitmen USU dalam memperkuat Tridarma, khususnya pada bidang riset dan inovasi," ujarnya saat menyampaikan sambutan.
Enam dosen yang dikukuhkan sebagai guru besar yaitu Prof. Ir. Aulia Ishak, S.T., M.T., Ph.D. (Fakultas Teknik), Prof. Riswanti Sigalingging, S.TP., M.Si., Ph.D. (Fakultas Pertanian), Prof. Dr. Sutarman, M.Sc. (Fakultas Matematika dan IPA).
Kemudian Prof. Dr. Mariani Br. Sembiring, S.P., M.P. (Fakultas Pertanian), Prof. Dr. Sumaiyah, S.Si., M.Si., Apt. (Fakultas Farmasi), dan Prof. Dr. Ir. Luhut Sihombing, M.P. (Fakultas Pertanian).
Muryanto menegaskan, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum meneguhkan peran seorang guru besar. "Guru besar bukan hanya simbol pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga penggerak utama yang memastikan USU semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Ia menekankan pentingnya peran guru besar dalam mendampingi dosen lain agar lebih fokus menekuni riset. Dari 1.797 dosen di USU, sebanyak 59 persen pernah menjadi ketua penelitian, sementara sisanya belum pernah memimpin riset.
"Guru besar sangat diperlukan perannya melakukan pendampingan agar mendorong lebih banyak dosen menekuni fokus risetnya sebagai leader," jelasnya.
Menurutnya, topik riset yang paling banyak diminati dosen dan mahasiswa USU adalah Environmental Science, disusul bidang farmasi, ilmu sosial, serta pertanian dan biologi. Namun, Muryanto mengingatkan riset tidak boleh berhenti pada publikasi semata.
"Riset akan memiliki dampak pertumbuhan ekonomi jika dilakukan secara konsisten dan dibutuhkan oleh masyarakat atau industri," ucapnya.
Rektor juga menyinggung tantangan dalam meningkatkan kualitas publikasi dosen USU. Saat ini, lebih dari separuh dosen sudah aktif menulis di jurnal terindeks Scopus, tetapi masih ada yang belum menjadi penulis utama.
"Kita harus bekerja keras agar mendorong dosen yang belum menjadi penulis utama dan yang belum memiliki akun Scopus untuk segera memperbaiki kinerja risetnya melalui kolaborasi," tegasnya.
Muryanto menutup sambutannya dengan menegaskan target besar USU ke depan.
"Guru besar adalah penggerak utama yang memastikan Universitas Sumatera Utara menjadi pusat inovasi, pembelajaran, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia. Kita akan terus menambah jumlah guru besar dan memperkuat infrastruktur pembelajaran, agar Universitas Sumatera Utara senantiasa relevan, unggul, bermanfaat bagi masyarakat, serta setara dengan perguruan tinggi di peringkat 500 besar QS WUR dan THE WUR," pungkasnya.(Rel/w04)
Anggunnya Jelita Asri Ludin Tambunan dalam Balutan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
News
SYAMSUL RIZAL PASAL 33 HARUS MENJADI KOMPAS PEMBANGUNAN DAN KEDAULATAN EKONOMI BANGSA
News
Prabowo Bertakziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra
News
Yaspend Mulia Medan Cetak Atlet Pelajar Berprestasi hingga Tingkat Nasional
News
Siap Ruang, Si Petarung dan BPHTB Perkuat Layanan Digital Deli Serdang
News
Pemkab Deli Serdang Konsultasikan Perubahan KUAPPAS 2026 ke Kemendagri
News
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin
News
Gubernur Bobby Nasution Siapkan Dua Hadiah untuk UMSU, Beasiswa hingga Dukungan Pembangunan Kampus
News
Terlelap di Dalam L300, Pria Diduga Pelaku Pencurian Sawit PT Barapala Diciduk Polres Padang Lawas
News
Rumah Dibobol, Motor hingga Jam Tangan Raib, Resmob Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Curat
News