Tim Safari Ramadhan Pemkab Sergai Akan Kunjungi 51 Masjid

SERGAI | SUMUT24
Selama bulan ramadhan 1437 H tahun 2016, Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) membentuk tim safari ramadhan yang akan melakukan perjalanan silatuhrahmi dengan mengunjungi sebanyak 51 masjid yang ada di 17 kecamatan.

Dalam rangkaian safari Ramadhan, tim dari Pemkab Sergai akan dibagi menjadi 17 tim yang diketuai masing masing Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD).

Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Setdakab Sergai Nasrul Aziz Siregar mengatakan, kegiatan safari Ramadhan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemkab Sergai dalam rangka silaturahmi sekaligus mendekat diri dengan masyarakat.

“Dalam kunjungan ini, selain berbuka puasa bersama rombongan tersebut akan menggelar sholat tarawih bersama warga setempat,” kata Kabag Kessos Nasrul Aziz Siregar di kantornya di Sei Rampah, Kamis (9/6).

Selain beribadah, lanjut Aziz, ajang itu juga kesempatan untuk mensosialisasi berbagai program pemerintahan dan pembangunan, terutama yang digiatkan sekarang ini. “Tak itu saja, masing-masing rombongan juga akan membawa bingkisan lebaran bagi kenaziran masing-masing,” katanya.

Dijelaskannya, Bupati Soekirman selaku Ketua Tim I dijadwalkan, Senin 13 Juni akan berkunjung ke Masjid Jami, di Perbaungan, persisnya Desa Lubuk Cemara. Lantas, pada sesi ke II, Rabu, 15 Juni dijadwalkan ke Masjid Raya, Desa Sungai Buaya, Kecamatan Silinda. Dan jadwal terakhir, di Masjid Munawarah, Dusun 7 Kampung Hilir, Desa Pon, kecamatan Sei Bamban.

“Untuk Wakil Bupati Darma Wijaya, karena beliau sekarang ini umroh ke tanah Suci Mekkah, maka jadwalnya diundur sepulangannya beliau pada 14 Juni mendatang,” terang Azis.

Sementara Sekdakab Haris Fadillah, terang Azis lagi, dijadwalkan ke Masjid Al Huda, Dusun VIII, Desa Sei Rampah, Sei Rampah. Kemudian, Masjid Jami, Dusun I Desa Dolok Manampang Kecamatan Dolok Masihul, serta Mesjid Al Muttaqin Dusun IV A, Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sergai H Lukman Yahya berharap, agar tim safari Ramadan ini tidak sekedar panitia belaka. Setidaknya kegiatan ini dijadikan sarana hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

“Iya setidaknya antara pemimpin dan warga saling terjalin komunikasi. Tentunya hal yang dicakapkan akan memberi manfaat bagi daerah,” katanya. (bdi)