Terkait Lahan Masih Bersengketa , Kapoldasu Minta Bupati Tobasa dan BPODT Kembalikan Lahan ke Hutan 

106

Poldasu I Sumut24

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengakui dengan kedatangan dua pejabat Pemkab Toba Samosir (Tobasa) yakni, Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo mendatangi Mapolda Sumut, Senin (12/8) siang.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ketika dikonfirmasi melalui whatssApp, Selasa (13/8) mengatakan, kedatangan Arie Prasetyo itu terkait lahan di Kabupaten Tobasa yang masih bersengketa dengan masyarakat.
“Masyarakat memiliki kekuatan keputusan pengadilan sampai dengan tingkat PK (Peninjauan Kembali),” sebut dia.

Sambung Kapolda, sementara lahan yang bersengketa itu masuk kawasan hutan. “Menurut kehutanan itu masuk kawasan hutan. Sementara masyarakat memiliki keputusan pengadilan atas sengketa tanah adat (menurut sengketa yang di sidangkan di pengadilan),” kata Kapoldasu.

Jadi, ujar Kapoldasu, hasil pertemuan dengan Direktur Otorita Danau Toba Arie Prasetyo dan Bupati Tobasa Darwin Siagian yaitu agar lahan tersebut dikembalikan ke kehutanan. “Kembalikan ke Kehutanan yang punya kewajiban penyerahan lahan,” sebutnya.

Kapolda Sumut sendiri menegaskan dalam pertemuan itu tidak ada membahas perusahaan-perusahaan yang diduga merusak Danau Toba. “Tidak,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Otorita Danau Toba Arie Prasetyo mengaku kalau kedatangannya ke Mapolda Sumut hanya sekedar silahturahmi. “Silaturahmi saja, silahturahmi pasca kunjungan presiden, salah satunya rencana penyelenggaraan event sepeda di Samosir akhir Agustus,” sebut Arie Prasetyo.

Seperti diketahui, Direktur Otorita Danau Toba Arie Prasetyo dan Bupati Tobasa Darwin Siagian mendatangi Mapolda Sumut, Senin (12/8) kemarin. (W05)

Loading...