Terbukti Lakukan Penganiayaan “Yuda” Dibekuk Tekab Sat Reskrim Polres Tanjung Balai

214

TANJUNG BALAI | SUMUT24.co

Polres Tanjung Balai Polda Sumut melalui Tekab Sat Redkrim Polres Tanjung Balai meringkus tersangka pelaku diduga kuat melakukan penganiayaan secara bersama sama.

Adapun pelaku dimaksud bernama, Yudha Raditya alias Yuda (21), warga Jln. Pattimura Gg Turang, Kel. Pantai Burung, Kec.Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai.

Tersangka pelaku yang dijerat dengan Pasal 170 Subs 351 ayat (2) KUHPidana ditangkap atas dasar Laporan Polisi No : LP / 13/ VII / 2020 / SU / Res T.Balai / SEK.TB.SELATAN tanggal 27 Juli 2020 an pelapor (korban), Zunaidi (38), warga Jln. Rambutan Lk.II, Kel. TB Kota II, Kec.Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH kepada wartawan menyarakan, tersangka pelaku (Yuda) ditangkap didalam rumahnya di Jln. Pattimura Gg Turang, Kel. Pantai Burung, Kec. Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai.

Dijelaskan orang nomor satu di Mapolres Tanjung Balai ini, sebelum menangkap Yuda, polisi terlebih dahulu meringkus Samsul Bahri alias Bolot (27) dan telah ditahan pada 29 Juli 2020.

Dibeberkan Kapolres, dari tersangka polisi turut mengamankan barang bukti ,1 (satu) potong baju warna abu-abu berlumuran darah.

Diungkapkan AKBP Putu Yuda, peristiwa penganiayaan dialami korban disaksikan oleh, Dani pada pagi dini hari. Saat itu korban dan saksi melintas di Jln. Pattimura, Kel. Pantai Burung, Kec. Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai dengan mengendarai sepeda motor dengan posisi saksi Dani yang membonceng dan korban ZUNAIDI dibonceng.

Selanjutnya saksi Dani dipanggil oleh di duga pelaku atas nama panggilan Yuda. Kemudian sakai Dani bersama dengan korban Zunaidi menjumpai diduga pelaku bernama Yuda.

“Ketika di dekati diduga pelaku bernama Yuda masuk ke dalam rumah, selanjutnya dari dalam rumah keluar seorang laki-laki yang diduga pelaku bernama panggilan Bolot dan langaung menjumpai korban bersama dengan saksi Dani,” ujar Kapolres.

Selanjutnya terduga pelaku Bolot bertanya kepada korban dengan mengatakan “Kau Anak Gang Rambutan?, dan korban menjawab “Iya, Kenapa Bang.

“Setelah korban menjawab langsung terduga pelaku Bolot memukul bagian kepala korban dengan menggunakan tangan kanan sehingga mengenai kepala korban. Selanjutnya Bolot terus memukuli korban dengan menggunakan kedua tangannya dan ditangkis dengan menggunakan kedua tangan korban sehingga korban turun dari sepeda motor, selanjutnya dari dalam rumah keluar diduga pelaku Yuda sambil membawa sebilah pisau, dan kemudian langsung mendatangi korban sambil berkata “Kutikam Kau”,” terang Kapolres.

Dan kemudian menusukan sebilah pisau tersebut ke arah perut korban, dan kemudian ditahan oleh korban dengan menggunakan tangan kori korban sehingga tangan kiri korban menjadi luka akibat pisau tersebut.

Dan pelaku Bolot terus memukuli korban sehingga korban terjatuh, pada saat korban terjatuh sehingga pisau yang dipegang korban terlepas dan kemudian saudara Yuda langsung menusuk rusuk kiri lorban tepatnya di bawah ketiak sehingga korban mengalami luka dan mengeluarkan darah.

Selanjutnya korban bangkit dan berlari dan dibonceng oleh saksi Dani untuk di bawa ke rumah sakit Dr Mansyur Tanjung Balai dan pukul 02.15 korban bersama dengan saksi tiba di rumah saksi dan korban dirawat oleh petugas rumah sakit.

Selanjutnya saksi Dani menjemput saudara korban bernama Basrah dan membawa ke rumah sakit untuk memberitahukan peristiwa tersebut, setibanya di rumah sakit saksi Dani dan sakai Basrah melihat korban sudah di opname dan dalam perawatan petugas rumah sakit.

Pada hari Senini tanggal 27 juli 2020 sekitar pukul 13.46 wib saksi Basrah bersama dengan saksi Dani membuat laporan ke Polsek Tanjung Balai Selatan.

“Berdasarkan Laporan Polisi, personil Polsek Tanjung Balai Selatan berkoordinasi dengan Tekab Sat Reskrim Polres Tanjung Balai. Kemudian pada hari Selasa 13 Oktober 2020 pukul 17.00 Wib, personil Tim I Tekab Sat Reskrim Polres Tanjung Balai mendapat informasi bahwa tersangka Yuda berada di Desa Hessa Air Genting, Kec. Air Batu, Kab. Asahan.

“Tersangka Yuda ditangkap saat sedang duduk-duduk di dalam rumah nya dan sekira pkl.18.00 Wib, personil Tekab Sat Reskrim bersama personil Polsek Tanjung Balai Selatan melakukan penangkapan terhadap tersangka Yuda. Lalu dilakukan introgasi terhadap tersangka Yuda dan diakui oleh tersangka telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan pisau yang mana pisau teesebut telah dibuang ke dalam sungai,” ungkap AKBP Putu Yudha.

Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap pisau tsb, namun tidak dapat ditemukan. Selanjutnya tersangka diserahkan ke Polsek Tanjung Balai Selatan untuk dilakukan pemeriksaan, beber mantan Kasat Resjrim Polrestabes Medan ini.(W02)

Loading...