Tekab Reskrim Medan Helvetia Bekuk 4 Kawanan Pelaku Bongkar Rumah Saat Korban Mudik Rayakan Tahun Baru 

143
MEDAN | SUMUT24.co
Kepolissian Sektor (Polsek) Medan Helvetia Polrestabes Medan melalui Unit Reskrim meringkus 4 kawanan tersangka tindak pidana pelaku bongkar rumah pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi pada hari, Senin (04/01/2021) malam pukul 22.00 Wib di Jln. Pasar 1 Gang Aman No.17 Lingkungan 1, Kel. Cinta Damai, Kec. Medan Helvetia.
Keempat orang pria tersangka Curat ini ditangkap Tekab Polsek Medan Helvetia, Selasa (12/01/2021) sore berdasarkan laporan korban sesuai surat Laporan Polisi No : LP/08/I/2021/SU/POLRESTABES MEDAN/POLSEK MEDAN HELVETIA.
Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH melalui KANIT reskrim Iptu Zuhatta Mahadi STK SIK kepada wartawan, Rabu (13/2/2021) menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku tindak pidana Curat berawal dari laporan korban berinisial EDYH (26) ke Polsek Medan Helvetia.
Lanjut Kanit, pencurian teejadi saat korban insial EDYH (26) pada tanggal (23/12/2020), ingin merayakan Tahun Baru di kampungnya, dan saat korban kembali ke rumahnya pada tanggal 04/01/2021 sekira pukul 22.00 wib, korban melihat pintu pagar dan jendela samping rumah sudah terbuka.
Setelah dicek ternyata barang – barang sudah hilang berupa 1 (satu) unit TV Merk Samsung 50 inci, 1 (satu) unit TV Merk LG 45 inci, 1 (satu) unit TV Merk Sharp 32 inci, 1 (satu) unit Home Teater Merk Samsung dan 1 (satu) buah Tabung Gas ukuran 3 kg.
Atas Laporan Korban, Kapolsek bersama anggotanya melakukan penyelidikan dan pengembangan, selanjutnya didapat informasi dimana keberadaan Pelaku utama insial ROVH (20) sedang berada di Warnet Quen Net di Jalan Gaperta Ujung, saat ditangkap dan diinterogasi ianya mengakui perbuatannya dan mengatakan saat melakukan aksinya tidak sendiri.
Hasil keterangan yang didapat, selanjutnya Kapolsek bersama anggotanya melakukan penangkapan kembali terhadap para pelaku MAA (27) CF (30) JS (46) di tempat yang berbeda.
Selanjutnyabterhadap, ROVH (20) merupakan   adik kandung dari korban dan sudah pernah tersangkut perkara tindak pidana pencurian dan kekerasan (jambret) pada tahun 2017 dan saat melalukan aksinya membongkar rumah korban dengan menggunakan 1 (satu) buah Obeng, hasil dari aksinya digunakannya untuk membeli 2 (dua) potong pakian baju dan 1 (satu) potong celana dan bermain judi online serta membeli Narkotika jenis sabu – sabu untuk dipakainya.
“Untuk pelaku yang belum tertangkap RS, A, dan B, sudah kami kantongi keberadaannya”. Imbuh Zuhatta.(W02)
Loading...