Tegaskan Koalisi Prabowo Solid Gugat Hasil Pilpres ke MK

105

Jakarta, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso memastikan partai politik yang tergabung di koalisi Indonesia Adil Makmur tetap . Soliditas itu menurut Priyo ditandai dari kehadiran perwakilan partai saat rapat di rumah Kertanegara.

Dari PAN diwakili Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais dan Amien Rais, Partai Berkarya diwakili Priyo, Partai Demokrat dihadiri Sekretaris Jenderal Hinca Panjaitan.

“Jadi untuk konteks ini kita satu bahasa,” ujar Priyo, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

Ia mengatakan, kepedulian atas hasil rekapitulasi nasional pilpres yang sudah disahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedianya tidak hanya digerakan oleh partai politik yang tergabung koalisi. Melainkan seluruh elemen masyarakat disebut Priyo turut andil untuk menegakan demokrasi.

“Bukan hanya partai politik yang sekarang ikut berlaga dalam pemilu, tapi publik dan masyarakat luas juga mengalami keprihatinan yang mendalam,” tandasnya.

Gonjang ganjing soliditas koalisi pendukung Prabowo-Sandi mulai terlihat ketika proses rekapitulasi di KPU masih berjalan. PAN misalnya, melalui pernyataan satir Bara Hasibuan yang mengatakan usai pemilu PAN bebas menentukan langkah politik.

Pernyataan Bara memunculkan indikasi koalisi tersebut sedang gundah seiring hasil rekapitulasi pasangan nomor urut 02. Tidak hanya PAN, Partai Demokrat juga santer balik arah ke Jokowi-Ma’ruf. Kendati hal itu dibantah oleh Hinca selaku Sekjen.

Sebelumnya, KPU menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk Pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selasa (21/5) dini hari. Hasilnya, Jokowi-Ma’ruf berhasil jadi pemenang Pilpres 2019 mengungguli rivalnya, Prabowo-Sandiaga.

Jokowi-Ma’ruf meraih 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan nomor urut dua, 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.red

Loading...