Tak Hanya Swasta BUMN Juga Giat Impor Jelang Ramadan

Pedagang sayuran melayani calon pembeli di Pasar Tradisional, Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (5/8). Pasca Lebaran harga komuditas sayuran di Tasikmalaya berangsur turun setelah mengalami kenaikan saat Lebaran. Cabe merah dari harga Rp 25.000 manjadi Rp 20.000 per kilogram, bawang merah Rp 25.000 menjadi Rp 20.000 per kilogram, tomat Rp 10.000 menjadi Rp 6.000 per kilogram. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ss/mes/14

JAKARTA | SUMUT24
Menjelang 12 hari sebelum memasuki bulan Ramadan, pemerintah saat ini telah merapatkan barisan untuk menjaga harga kebutuhan pokok. Tak tanggung-tanggung, rencana impor pun akhirnya digelontorkan demi tercapainya target harga seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat ini sejatinya harga bahan kebutuhan pokok sudah berangsur turun. Namun, dikhawatirkan harga akan kembali melonjak pada saat memasuki bulan Ramadan akibat tingginya permintaan.

“Kalau cabai harga mulai turun karena panen. Kalau daging masih sedikit naik. Kita sebetulnya kalau itu, kalau untuk menjaga harga sudah ada kebijakan berapa yang perlu di impor,” kata Darmin saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/5).

Hal inilah yang kemudian menyebabkan pemerintah terpaksa untuk melakukan impor. Bahkan, Darmin mengungkapkan impor ini juga akan dilakukan melalui BUMN untuk terpenuhinya target konsumsi masyarakat.

“BUMN ada yang ditugaskan untuk melakukan impor. Walaupun swasta juga melakukan impor, tapi kita tugaskan bumn untuk lakukan impor sehingga dengan demikian harganya bisa ditekan turun. Walaupun kita agak khusus menghadapi bulan puasa dan lebaran,” jelas Darmin.

Sekadar informasi, saat ini pemerintah tengah berencana akan melakukan impor bahan kebutuhan pokok. Selain daging, bawang merah pun juga akan diimpor demi menurunkan harga pada tingkat masyarakat.

Pemerintah saat ini menargetkan harga bawang sebesar Rp25.000 per kg dari saat ini rata-rata sebesar Rp41.000 per kg, sedangkan harga daging ditargetkan sebesar Rp80.000 per kg dari harga saat ini sebesar Rp113.000 per kg.

Hanya saja, pemerintah belum berencana untuk melakukan impor gula. Harga gula yang ditargetkan pada bulan Ramadan sebesar Rp12.500 per kg dari kisaran harga saat ini sekira Rp15.000 per kg. (okz)