25 Wakil Menteri Masih Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Putusan MK Tegaskan Larangan
JAKARTA, SUMUT24.CO Sebanyak 25 wakil menteri (wamen) saat ini masih tercatat merangkap jabatan sebagai komisaris di sejumlah Badan Usah
News
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung penataan kawasan bersejarah (Heritage) di Kota Medan oleh Pemerintah Kota (Pemko). Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memimpin rapat penataan kawasan bersejarah Kota Medan di Ruang Rapat Lantai 10 Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Medan, Kamis (13/2).
Gubernur menyampaikan dukungannya karena ibukota provinsi haruslah menjadi warna bagi provinsi. Seperti Kota Surabaya yang menjadi warna dan ikon Provinsi Jawa Timur. “Saya ingin Kota Medan ini besar. Saya dukung rencana Pemko Medan, kalau bisa diwarnai dengan benar ibukota Sumut ini,†ujar Edy Rahmayadi.
Menurut Edy, perekonomian di Kota Medan meningkat jika kota ditata dengan baik dan benar. Bahkan kunjungan wisatawan mancanegara pun bisa meningkat. “Kita buat bagus Kota Medan ini, maka perekonomian meningkat. Kita pun semakin nyaman dengan kota kita ini,†katanya.
Selain itu, Edy juga meminta Pemko Medan tetap berkoordinasi dengan jajaran Pemprov Sumut, terutama terkait rencana yang dipaparkan oleh Pemko Medan. “Pemko Medan berkoordinasi dengan Pemprov, kita buat ini (Kota Medan) bagus dan benar,†ucapnya.
Sebelumnya, Plt Walikota Medan Akhyar Nasution memaparkan rencana Pemko menata kawasan bersejarah. Salah satunya adalah bangunan bersejarah Medan Warenhuis yang berada di Jalan Hindu Kesawan. Gedung Warenhuis merupakan supermarket pertama yang ada di Kota Medan pada masa kolonial. Gedung yang berumur 103 tahun tersebut saat ini sudah berada dalam pengelolaan Pemerintah Kota Medan.
Gedung Medan Warenhuis pernah terbakar sehingga bangunan tersebut sudah sangat rusak. Untuk itu, Pemko Medan akan membenahi gedung tersebut sehingga bisa dimanfaatkan. Menurut Akhyar, jika kawasan bersejarah tersebut berhasil ditata, perekonomian akan meningkat. Seperti Semarang yang menata kota tuanya sehingga pertumbuhan ekonomi di kawasan itu meningkat.
Selain gedung Warenhuis, pedestrian di kawasan Kesawan juga akan ditata sehingga pejalan kaki bisa dengan nyaman berjalan di kawasan Kesawan. “Minggu lalu saat kami membicarakan penataan kawasan kumuh dengan Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, kami sampaikan rencana ini dan disambut baik, mengingat Kota Tua Semarang yang juga ditata dan pertumbuhan ekonomi di kawasan itu meningkat 4 kali lipat,†kata Akhyar.
Turut hadir pada kesempatan tersebut OPD Pemprov Sumut dan jajaran Pemko Medan. (W03)
JAKARTA, SUMUT24.CO Sebanyak 25 wakil menteri (wamen) saat ini masih tercatat merangkap jabatan sebagai komisaris di sejumlah Badan Usah
News
Bupati Solok dan Bupati Tanah Datar Sepakati Dukungan Pembangunan Batalyon TP 951
kota
Menjaga Gerbang Negeri dari Siem Reap Indonesia dan Politik Baru Perbatasan Keimigrasian
kota
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) kembali menggelar Silaturahmi Bulanan Pegawai dan Dosen yang berlangsung di Gelanggang M
News
Medan Taekwondo Berastagi dari Kabupaten Karo sukses keluar sebagai juara umum pada ajang Sumut Nasional Taekwondo Championship (SNTC) s
Umum
MEDAN, SUMUT24.CO Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Patriot Medan U11 mencetak sejarah dengan menjuarai Festival SSB U11 seSumatera Utara yang
Sport
Gathering IKAFEB USU dan FEB USU Kuatkan Pondasi SDMMedansumut24.co Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (I
News
sumut24.co ASAHAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pe
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat sinergi dengan insan media sebag
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Blok 14 Pasar 20, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan, Sumatera Utara, d
News