Senin, 29 Juni 2026

Kadus Tutup Jalan Warga Secara Permanen

Administrator - Minggu, 02 Februari 2020 15:42 WIB
Kadus Tutup Jalan Warga Secara Permanen

 

Baca Juga:

DELISERDANG I SUMUT24 Akibat akses penghubung jalan ditutup antara gang Taruna menuju gang Sepakat secara permanen dengan tembok batu bata setinggi 2.1/2 meter, kami sangat teraniaya dan di Zholimi oleh Kadus Toni, ujar Dayat 54 (tahun) Warga Dusun 1 Gg Taruna Jalan Medan Batang Kuis Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang di rumahnya Minggu (2/2/2020).

Di jelaskan Dayat pekerja becak bermotor ( Betor), didampingi Supiah 53 (tahun) Lila 48 (tahun) Tono 58 (tahun) dan Watik 48 (tahun) sesama warga gang Taruna di tutupnya penghubung jalan tersebut saya harus menitipkan penyimpan becak sebesar Rp 5.000,- / hari karena sudah tak bisa di lalui Betor lagi sejak setahun yang lalu.

Begitu juga keterangan Watik, suami saya pekerja reperasi kursi bekas, akibat kenderan becak barang tak bisa lagi masuk sampai kerumah, terpaksa kami harus menggotong kursi satu persatu ke badan jalan, sejauh 150 meter karena gang Taruna sangat sempit. Jalan satu-satunya yang tembus ke gang Sepakat yang biasanya bisa dilalui becak sudah di tutup total, terangnya.

Hal yang sama di utarakan juga oleh Lila , rumah yang saya jual seharusnya sudah laku, akibat gang terlalu sempit, peminat yang tadinya mau membayar jadi membatalkan dan pasaran harga rumah di gang Taruna itu jadi anjlok katanya sedih.

Diterangkan lagi oleh Dayat, pemilik rumah yang lama Bu Susi sejak tahun 2005 sebelumnya sudah mewakafkan kepada warga gang Taruna, bahwa tanahnya Bu Susi tersebut sebagai penghubung dari gang taruna ke gang sepakat di gunakan untuk kepentingan umum namun setelah dijual oleh Bu Susi kepihak lain penghubung jalan tersebut sejak tahun 2018 ditutup tanpa ada pemberitahuan kepada kami warga gang Taruna tambahnya.

Tidak hanya itu, apabila terjadi kebakaran, kami mau lari kemana, belum lagi kalau ada kemalangan atau mau beribadah ke masjid yang tadinya dekat untuk saling berhubungan Silahturahmi antar gang kini kami harus berkeliling bertambah jauh memutar ujar warga gang taruna serentak.

Secara terpisah media Sumut 24 yang mencoba konfirmasi ke Kades Sei Rotan Suwandi (2/2/2020) Bapak lagi istrahat ujar anaknya, tak lama berselang bertemu dengan Bu kades, setelah diterangkan untuk konfirmasi terkait penutupan jalan, Bu Kades menyarankan untuk konfirmasi ke Kadus Toni, karena selaku kepala dusun 1( satu) beliu lebih paham saran Bu Kades.

Dikesempatan tersebut kepala dusun 1 Toni menjelaskan, Minggu (2/2) terkait penutupan jalan penghubung antara gang Taruna ke gang Sepakat hal tersebut tanpa sepengetahuan saya, karena tidak ada pemberitahuan baik warga gang taruna maupun pihak yang menutup akses jalan katanya.

“Tapi pada prinsipnya penutupan jalan tersebut selaku pribadi saya menyetujuinya, karena di gang tersebut terkenal sebagai sarang narkoba dan lapak judi, artinya bila terjadi pengrebekan dari pihak kepolisian para pemakai narkoba dan penjudi tak bisa lagi lari menyebrangi gang, sebelumnya di gang tersebut pernah terjadi perkelahian sampai tewas sesama bandar narkoba, tutupnya. (Hari’S).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN Tingkatkan Kompetensi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Koding Dan Kecerdasan Artifisial di Asahan
PLN UIP SBU Perkuat Sinergi Dengan Media, Dukung Keterbukaan Informasi Pembangunan Ketenagalistrikan
Hutan Blok 14 Diduga Dijual dan Dialihfungsikan Jadi Sawit, Pengawasan Dinyatakan Lemah
Pdt Mangara Sinamo,M.Th Resmi Dilantik  Jadi Bishop GKPPD Masa Bakti Tahun 2026-2031
Pdt Mangara Sinamo,M.Th Resmi Dilantik  Jadi Bishop GKPPD Masa Bakti Tahun 2026-2031
UNIQLO KIDS, Pilihan Nikita Willy & Issa: Rekomendasi Pakaian Anak yang Nyaman untuk Keseharian Si Kecil
komentar
beritaTerbaru