Baca Juga:
DELISERDANG I SUMUT24.co
Untung tak dapat di raih malang tak dapat di tolak begitulah nasib ibu paruh baya Dinar Br Simarmata (50) tahun petani warga kelurahan Cemara Kecamatan Lubuk Pakam tewas mengenaskan akibat tertabrak kereta api Sri Bilah KA U53 jurusan Rantau Prapat – Medan Senin pukul 13.00 WIB (27/1/2020.di Wilkum Polsek Lubuk Pakam.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Pakam Ipda JJ Manalu SH yang hadir di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, belum tau penyebabnya, kami kumpulkan dulu potongan tubuh korban dan segera membawa ke rumah sakit umum Lubuk Pakam untuk divisum terangnya pada SUMUT24.
Kabag Humas Polresta Iptu Masfan Naibaho SH ketika di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut Senin (27/1). Dikatakannya, sekira pukul 13.00 wib korban (Dinar Br. Simarmata) pulang dari sawah setelah mengantar nasi menuju rumahnya di Kelurahan Cemara Kec. Lubuk Pakam dengan berjalan kaki dan pada saat korban menyeberang rel kereta api Km. 29+900 (Emplasemen Stasiun Lubuk Pakam) korban ditabrak kereta api dan terseret +/- 35 meter.
Adapun kondisi tubuh korban setelah ditabrak kereta api yaitu tubuhnya telah terpotong-potong dan kepala terpisah dari badan berserakan di rel kereta api sedang saksi yang melihat Rikson Siagian (50) tahun alamat Dusun 5 Jalan Pematang Siantar Lubuk Pakam dan Sukma (20) tahun warga jalan Siantar Lubuk Pakam juga tak mengetahui persis kejadiannya.
Sementara tindakan yang dilakukan kepolisian Menerima Laporan Pengaduan Cek TKP, Mencatat dan memeriksa saksi-saksi Membawa korban ke RSU untuk Visium dan selanjutnya menyerahkan pada keluarga korban tutup Masfan SH. (Hari’S).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News