Selasa, 31 Maret 2026

Pemko Bersama TNI/Polri Gelar Apel Kesiagaan Bencana

Administrator - Minggu, 12 Januari 2020 13:02 WIB
Pemko Bersama TNI/Polri Gelar Apel Kesiagaan Bencana

 

Baca Juga:

Tebingtinggi|Sumut24

Wali Kota Tebingtinggi Ir.H Umar Zunaidi Hasibuan dengan tegas mengatakan,jika terjadi bencana kita tidak usah saling menyalahkan dan mengkambinghitamkan siapapun.Tapi terpenting, bagaimana kita dapat bekerja bersama-sama dengan suka rela dan iklas untuk mengatasi bencana tersebut demi kemanusian,serta mashalatan masyarakat

Pengasan itu disampaikannya pada apel “Gelar Peralatan dan Kesiagaan” dalam menghadapi bencana di kota Tebingtinggi.Kegiatan apel itu diadakan pemerintah kota Tebingtinggi bekerjasama dengan TNI/Polri dan melibatkan komponen masyarakat yang ada di kota tersebut

Turut hadir Dandim 0204/DS Letkol (Kav) Syamsul Arifin,Kapolres AKBP Sunadi,Kaden Brimob AKBP Arke F.Ambat,Danramil 13 Kapten (Inf) Budiono,Plt Sekdako M.Dimiyathi,S.Sos,MTP,Pimpinan OPD ,Camat dan Lurah se kota Tebingtinggi

Dikatakannya,bahwa bencana yang dominan melanda Tebingtinggi hingga sampai saat ini ada tiga,yakni bencana banjir, kebakaran dan angin puting beliung.Upaya untuk mencegah bencana perlu dilakukan dan dihimbaunya masyarakat untuk tidak membangun rumah ditepi sungai atau dikawasan bantaran sungai.

”Jarak 15 meter dari bibir sungai merupakan zona bebas dari rumah.Tidak ada lagi kegiatan membangun rumah dikawasan bantaran sungai tentu sangat beresiko terjadinya banjir” tegasnya

Untuk perkantoran swasta, instansi pemerintah kota, gedung sekolah –sekolah dan rumah warga diperkotan dapat melakukan pembuatan bio pori.Karena lapisan dipermukaan tanah diperkotaan sudah tertutup dengan beton maupun aspal.”Pembuatan bio pori menjadi kewajiban bagi seluruh unsur yang ada di perkotaan” himbaunya

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kegiatan gotong royong membersihkan saluran drainase yang menjadi bahagian rutinitas dilakukan,tidak hanya sebatas serimonial

Bencana kebakaran,kata Wali Kota,hal ini sering terjadi disebabkan aliran listrik arus pendek.Untuk itu dihimbaunya masyarakat tidak melakukan kegiatan ataupun aktivitas yang bertentangan dengan hukum yakni melakukan sambungan –sambungan arus pendek tanpa ketentuan mekanisme Perusahan Listrik Negara (PLN)

“Musibah kebakaran ini terjadi terkadang bukan dikarenakan Allah,tetapi karena salah kita sendiri dan ini perlu koreksi untuk perbaikan kedepannya” imbuhnya

Bencana angin puting beliung yang menghantam pemukiman masyarakat,kata Wali Kota,kurangnya pemahaman masyarakat dalam merakit kontruksi bangunan yang tahan terhadap angin.”Untuk membangun rumah tentu kontruksinya tidak asal jadi ,tapi perlu memikirkan keselamatan bangunan” kata Wali Kota

Oleh karena itu,kepada unsur-unsur pemerintah yang ada digaris terdepan yakni kecamatan ,kelurahan dan instansi OPD terkait dapat memberikan pengertian dan pembelajaran kepada masyarakat agar kiranya terhindar dari bencana.(TAV)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Membentuk Jiwa Korsa dan Mental Baja, Brimob Sumut Gelar Pembinaan Tradisi Bintara Remaja
Wujudkan Tata Kelola Bersih, Bupati Asahan Serahkan LKPD 2025 ke BPK Perwakilan Sumut
Rapat Paripurna DPRD Asahan: LKPJ Bupati 2025 Tunjukkan Ekonomi dan IPM Mengalami Pertumbuhan Positif
Ikuti Atensi Bupati Sergai, Camat Tanjung Beringin Pilih Bersepeda ke Kantor: Hemat Energi dan Sehat
Presiden Prabowo Saksikan Kesepakatan Rp384 Triliun di Tokyo, Indonesia Kian Dilirik Investor
komentar
beritaTerbaru