Sabtu, 28 Maret 2026

SDN 106224 Desa Kerapuh Dicanangkan Sebagai Sekolah Ramah HAM

Administrator - Minggu, 08 Desember 2019 13:39 WIB
SDN 106224 Desa Kerapuh Dicanangkan Sebagai Sekolah Ramah HAM

 

Baca Juga:

Serdang Bedagai I Sumut24

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 106224 Desa Kerapuh Kecamatan Dolok Masihul dicanangkan sebagai Sekolah Ramah HAM. Pencanangan itu bertepatan dengan peresmian renovasi pembangunan sekolah tersebut, Jumat (6/12).

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, Kajari Sergai Paian Tumanggor, S.H, para kepala OPD, Para Camat, para korwil Se-Sergai, Ketua Dewan Pendidikan Sergai Agus Marwan, Kepala Bank Sumut Cabang Sei Rampah Ahmad Pasundan Tarigan, serta para Pimpinan perkebunan, para guru dan kepala Sekolah Se-Sergai.

Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas dicanangkannya SDN 106224 Desa Kerapuh sebagai Sekolah Ramah HAM. Selain itu, Bupati juga mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Ketua Komnas HAM periode 2017-2020 Drs. Ahmad Taufan Damanik, M.A.

Dikatakan Bupati, bahwa kedatangan Ahmad Taufan Damanik ini memberi dorongan baik agar Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat secara umum dan SDN Negeri 106224 secara khusus dapat menjadi Kabupaten dan sekolah ramah HAM.

“Semoga sekolah ini dapat menjadi lembaga pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai HAM sebagai prinsip-prinsip inti dalam organisasi dan pengelolaan sekolah, di mana nilai atau prinsip HAM menjadi pusat atau ruh dari proses pembelajaran dan pengalaman serta hadir di semua sisi kehidupan sekolah tersebut,”ungkap Bupati Soekirman.

Lebih lanjut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan bantuan sehingga proses renovasi dapat berjalan sesuai dengan rencana. Tak lupa saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kadis Pendidikan dan jajarannya, kepala sekolah, guru dan seluruh masyarakat yang telah ikut andil dalam memajukan pendidikan.

Dikatakan Bupati, bahwa Investasi dibidang pendidikan jangan disamakan dengan investasi dibidang infrastruktur,”Kalau infrastruktur satu tahun kita sudah dapat melihat perwujudannya, sedangkan investasi pendidikan membutuhkan waktu yang lama untuk melihat hasilnya, tetapi manfaatnya akan mengubah bangsa ini semakin maju di masa yang akan datang,” kata Bupati penuh yakin.

“Sekolah SDN 106224 sendiri telah melewati berbagai macam proses verifikasi untuk menerima dana renovasi dari pemerintah pusat hingga pada akhirnya hari ini penantian tersebut berakhir baik dengan diresmikannya sekolah yang juga dicanangkan sebagai Sekolah Ramah HAM ini,”pungkas Bupati.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para guru yang telah memberi kontribusi tak terhingga bagi dunia pendidikan Indonesia. “Saya juga berbangga dengan sekolah ramah HAM yang menerapkan prinsip hak azasi dengan mengormati hak azasi guru, murid dan lingkungan,”ujarnya.

Lebih lanjut, dengan menyoroti kondisi HAM di Indonesia saat ini yang agak mengkhawatirkan dimana hal-hal yang jadi jati diri bangsa, misalnya saling menghargai dan keramahtamahan, cenderung luntur. Untuk itu sangat penting artinya memberi pengertian dan edukasi perihal HAM semenjak dini lewat program sekolah ramah HAM.

“Atas nama Komnas HAM, saya berbangga dan memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Sergai yang telah membantu menerapkan nilai-nilai dan program yang dijalankan oleh Komnas HAM,”ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sergai Drs. Jhoni Walker Manik, menyampaikan jika pihaknya akan secara serius menjalankan program Sekolah Ramah HAM karena manfaat dan dampak dari penerapan program ini akan sangat besar bagi masa depan bangsa yang dibawa oleh para generasi muda.

“Pendidikan HAM ini sangat vital perannya dalam menyiapkan unsur pendidik dan peserta didik dalam menghadapi globalisasi dan perubahan zaman yang sangat cepat yang sayangnya juga diikuti dengan efek samping yang bisa membahayakan terutama dalam hal penghargaan dan penegakan hak azasi,”ujarnya.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hingga H+6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
World Kidney Day 2026: 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
komentar
beritaTerbaru