Hingga H+6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24 Mahasiswi prodi Tata Busana FT Unimed Cita Qhurbani menjadi salah satu finalis pada Kompetisi Modest Fashion Project (MOFP) 2019. Acara ini adalah sebuah ajang kompetisi desain fashion yang tidak hanya berfokus pada konsep desain produk fashion muslim, namun juga pada konsep bisnis yang akan diterapkan.
Berbeda dengan kompetisi desain fesyen pada umumnya, Modest Fashion Project merupakan kompetisi yang para finalisnya akan mendapatkan coaching dan pelatihan tentang bisnis dan industri fashion.
Acara ini dilaksanakan dalam rangka mendorong pertumbuhan para pelaku industri yang bergerak di bidang busana muslim dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia pada 2020.
Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan, dan Aneka Kementerian Perindustrian, E. Ratna Utarianingrum menyebutkan “Indonesia merupakan salah satu negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Populasi umat muslim Indonesia mencapai 88 persen dari jumlah penduduk dan diproyeksikan pada tahun 2030 jumlah penduduk muslim Indonesia mencapai 283,83 juta jiwa. Kondisi ini tentunya akan meningkatkan jumlah kebutuhan fesyen muslim nasional,” kata Ratna, Sabtu (7/12).
Dekan FT Prof. Dr. Harun Sitompul, M.Pd. mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Cita Qurbhani yang menjadi finalis di Kompetisi Modest Fashion Project (MOFP) 2019. Acara seperti ini adalah wadah untuk menumbuhkembangkan para desainer muda dan pelaku usaha dibidang industri fashion. Kami selalu mendukung dan mendorong mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi sehingga menambah pengalaman dan juga meningkatkan kemampuannya. Sehingga nantinya membentuk karakter mahasiswa Unimed yang bisa berdaya saing dan berprestasi.
Cita Qhurbani mengucapkan rasa sykurnya menjadi finalis MOFP 2019. Ini merupakan kebanggan tersendiri buat saya yang menekuni dibidang busana muslim. Acara ini banyak memberikan pengalaman baru dan relasi yang bagus. Kemudian kami nantinya diberikan kesempatan menjalani coaching selama 2 tahun dan difasilitasi untuk show dan membuat pameran dengan membawa brand fashion sendiri. Saya berharap dapat mengembangkan usaha ini menjadi lebih besar dan berdaya saing. (C04)
Hingga H6 Idulfitri 1447H/2026, Jasa Marga Catat Lebih dari 3,2 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara
kota
Penuh Haru, Marlina Eliyanti Rayakan Ulang Tahun dengan Santunan Anak Yatim
kota
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
kota
Gerak Cepat! Mendagri Tito Karnavian Serahkan 120 Huntap untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
kota
World Kidney Day 2026 14 Mesin Hemodialisis Beroperasi di RSUD Padangsidimpuan, Kesadaran Kesehatan Ginjal Digenjot
kota
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
kota
Khataman AlQur&rsquoan Warnai Milad Ketua TP PKK Madina, 61 Anak Yatim Ikut Bahagia
kota
Silaturrahmi JMSI Tabagsel dan Kejari Madina Media Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks
kota
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto Gelar Jumat Curhat di Masjid AlAmanah, Warga Sampaikan Aspirasi, Polisi Langsung Beri Solusi
kota
Tak Sekadar Halal Bihalal, Pertemuan JMSI Tabagsel dan Bupati Madina Saipullah Nasution Bahas Hal Krusial Ini, Siap Kawal &ldquoMadina Maju Madan
kota