Sabtu, 28 Maret 2026

Sosialisasi Program KB Bagi Kelompok Masyarakat dan Lintas Sektoral

Administrator - Selasa, 03 Desember 2019 13:42 WIB
Sosialisasi Program KB Bagi Kelompok Masyarakat dan Lintas Sektoral

 

Baca Juga:

Balige|SUMUT24.co Dalam rangka mendukung suksesnya program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) melalui peran serta masyarakat, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melaksanakan kegiatan sosialisasi program keluarga berencana bagi kelompok masyarakat dan lintas sektoral Kabupaten Toba Samosir Tahun 2019, di aula kantor DPPKB, Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Tobasa, Selasa (3/12).

Kepala Dinas PPKB, dr Pontas Batubara MKes, menyampaikan tujuan sosialisasi dilaksanakan untuk memberitahukan kepada mitra apa yang sudah dikerjakan, melihat dan menilai bagaimana kerjasama atau sinergitas sesama organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembanguban yang berwawasan kependudukan.

“Selain itu kita menginginkan percepatan pembuatan grand design pembangunan berwawasan kependudukan supaya masyarakat menjadi pusat pembangunan itu sendiri, bukan hanya proyek semata”, sebutnya.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya St Prof Dr Albiner Siagian, guru besar tetap ilmu gizi FKM USU yang juga kepala departemen gizi kesehatan masyarakat FKM USU yang secara gamblang memaparkan gizi untuk kesehatan keluarga.

“Program KB bukan hanya soal anak namun bagaimana menjadikan keluarga yang lebih sejahtera dan berkualitas menjadi muaranya dan Kampung KB sebagai pintu untuk lintas sektoral”, sebutnya.

Sementara narasumber lainnya, Laura Ance Sinaga SKM MHSM MPH, kepala bidang pengendalian penduduk Dinas Pengendalian Penduduk Provsu, memaparkan pembangunan berwawasan penduduk.

Situasi kependudukan di Indonesia yang mencakup jumlah penduduk yang besar, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, kualitas penduduk yang masih rendah dan penyebaran penduduk yang tidak merata, sebutnya, berdampak pada aspek kehidupan sosial ekomomi, lingkungan, serta politik dan pertahanan keamanan.

“Pembangunan yang dilaksanakan akan menyebabkan transisi demografi, perubahan pada struktur penduduk dapat mejadi berkah atau petaka, Kabupaten Toba Samosir memiliki tantangan kependudukan masih tingginya angka kelahiran dan migrasi keluar, untuk itu perlu pelaksanaan pembangunan berwawasan kependudukan”, pungkasnya. (Des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
Khataman Al-Qur’an Warnai Milad Ketua TP PKK Madina, 61 Anak Yatim Ikut Bahagia
Silaturrahmi JMSI Tabagsel dan Kejari Madina: Media Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto Gelar Jumat Curhat di Masjid Al-Amanah, Warga Sampaikan Aspirasi, Polisi Langsung Beri Solusi
Tak Sekadar Halal Bihalal, Pertemuan JMSI Tabagsel dan Bupati Madina Saipullah Nasution Bahas Hal Krusial Ini, Siap Kawal “Madina Maju Madani”
Bikin Adem! JMSI Tabagsel Gelar Halal Bihalal ke Pembina, Ini Pesan Penting Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis
komentar
beritaTerbaru