Sabtu, 28 Maret 2026

Tim BWS Sumatra ll dan Dinas PU Palas Lakukan Monitoring dan Peninjauan Loksi Jaringan Irigasi.

Administrator - Minggu, 01 Desember 2019 16:22 WIB
Tim BWS Sumatra ll dan Dinas PU Palas Lakukan Monitoring dan Peninjauan Loksi Jaringan Irigasi.
PALAS | SUMUT24 Team  Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II bersama Dinas PU Bidang Pengairan Kabupaten Padang Lawas(Palas)  melakukan monitoring dan evaluasi terhadap  rencana pekerjaan pembangunan jaringan operasional pemeliharaan saluran irigasi,Jum,at (29/11) Setelah peninjauan kesemua lokasi daerah irigasi, untuk rencana pelaksanaan kegiatan  pekerjaan akan dilaksanakan tahun 2020 yang  didanai dari sumber  anggaran APBN sebesar Rp 2,8 miliar untuk empat belas titik lokasi irigasi sesuai dengan pengajuan pihak PU Kabupaten Palas . Lokasi daerah irigasi keempat belas tersebut berada dilokasi Paringgonan , Tanjung ,Matondang , Siundol Julu , Hutabargot, Huta Baru Siundol , Aek Bargot, Harang Julu, Hutanopan , Sayur Mainchat , Batu Gajah , Waduk Aek bomban ,Marenu, Ujung Padang ,Kecamatan Sihapas . Kabid Pengairan PU Kabupaten Palas Amirhan Hasibuan mengatakan, sesuai pengajuan pihak PU ,untuk kegiatan operasiinal pemeliharaan irigasi ,Pemkab Palas menerima gelontoran sebesar 2,8 miliar untuk proyek pembangunannya . “Kegiatan pelaksanaan pembangunan irigasi nantinya,dilaksanakan oleh perkumpulan petani pemakai air (P3A) ,”kata Amirhan Koordinator Team  BWS Sumatera II Kementerian PU PSDA ,Indra Siregar dan Micael Jekson Lumbanbatu bersama tim pendamping masyarakat mengatakan, kegiatan peninjauan lokasi dan penentuan titik bertujuan untuk memvalidasi lokasi pekerjaan berdasarkan usulan dari PU Kabupaten Palas . ” Rencana kegiatan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020 di empat belas titik untuk kabupaten Palas .Perdesa anggaran untuk pembangunan saluran irigasi sebesar Rp 195 juta ,”kata Indra . Kata Indra , dengan adanya saluran irigasi yang baik nantinya , petani diajak untuk kembali bercocok tanam padi diareal persawahan ,tidak mengalihkan fungsi lahan persawahan untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit,pintanya. Sebelumnya Petugas Penjaga Pintu Air (P2A ) Raja Sahnan mengatakan, luas lahan persawahan dari empat titiknya terdapat sekitar 8000 hektar hamparan areal persawahan . ‘Untuk lokasi daerah irigasi Hutanopan ini saja, terdapat 129 hektar lahan areal persawahan ,”terang Raja Sahnan. Senda dengan itu,perkumpulan petani pemakai air (P3A) M.Nasir Harahap menjelaskan ,mayoritas masyarakat petani masih mengandalkan areal persawahan sebagai sumber pendapatan ekonomi ,sehingga sangat dibutuhkan perbaikan pemeliharaan saluran irigasi yang menjadi sumber air untuk mengairi areal persawahan. Harapan.kita ,tambah dia , relaisasi untuk kegiatan  pembangunan irigasi dapat rampung ditahun 2020 ,sehingga petani tidak mengalami kesulitan lagi untuk mendapat kebutuhan air mengairi lahan persawahan disemua wilayah yang ada ,ungkap Nasir (RAS)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
Khataman Al-Qur’an Warnai Milad Ketua TP PKK Madina, 61 Anak Yatim Ikut Bahagia
Silaturrahmi JMSI Tabagsel dan Kejari Madina: Media Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto Gelar Jumat Curhat di Masjid Al-Amanah, Warga Sampaikan Aspirasi, Polisi Langsung Beri Solusi
Tak Sekadar Halal Bihalal, Pertemuan JMSI Tabagsel dan Bupati Madina Saipullah Nasution Bahas Hal Krusial Ini, Siap Kawal “Madina Maju Madani”
Bikin Adem! JMSI Tabagsel Gelar Halal Bihalal ke Pembina, Ini Pesan Penting Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis
komentar
beritaTerbaru