Sabtu, 28 Maret 2026

BPS Sumut Pakai Data Kependudukan Kemendagri Dasar Sensus 2020

Administrator - Kamis, 28 November 2019 12:18 WIB
BPS Sumut Pakai Data Kependudukan Kemendagri Dasar Sensus 2020

Medan | SUMUT24.CO

Baca Juga:

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah memberikan data kependudukan di Indonesia kepada Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, pada 25 November 2019 kemarin. Data itulah yang menjadi data dasar pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 menuju satu data kependudukan Indonesia.

“Menteri Dalam Negeri resmi menyerahkan data kependudukan sepenuhnya kepada BPS. Data-data ini, sebagai data dasar untuk mengupdate di lapangan,” ujar Kepala BPS Provinsi Sumut, Syech Suhaimi pada acara Workshop Wartawan Penguatan Publisitas Sensus Penduduk 2020, Kamis (28/11/2019).

Lebih lanjut dikatakan Syech Suhaimi, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mencatat penduduk di Sumatera Utara (Sumut) saat ini mencapai 14,6 juta jiwa. Data ini nantinya akan dijadikan dasar Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 mendatang.

Berdasarkan data dari Disdukcapil berjumlah penduduk Sumatera Utara 14,6 juta jiwa. Data tersebut, sudah dipegang oleh BPS Provinsi Sumut.

”Tapi, sekarang secara defacto diproyeksi di BPS di bawah itu, kalau tidak salah kita, sekitar 14,4 juta. Ada selisih, itu nanti kita akan lakukan sensus. Itu akan kita satukan, menuju satu data kependudukan Indonesia,” ucap Syech Suhaimi.

Dikatakan orang nomor satu di BPS Sumut itu, ada dua tahap pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Pertama Sensus Penduduk secara online akan dilakukan pada Febuari hingga Maret 2020 mendatang. Kedua, Sensus Penduduk wawancara atau door to door akan dilaksanakan medio Juli 2020 nanti.

”Tahap koordinasi dan konsuldasi secara eksternal kita sudah selesai November ini. Sedangkan pada Desember 2019 dan Januari 2020 mendatang, kita lakukan sosialisasi eksternal dari Pemerintah Daerah, media dan masyarakat,” jelas Suhaimi.

Suaimi berharap kepada masyarakat, pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 partisipasi meningkat dengan adanya pengisian data secara online. |” Mudah kok dan tak ribet dengan banyak pertanyaan, hanya ada 21 pertanyaan saja, kan itu mudah, seputar identitas dan keluarga saja,” ucapnya.

Sensus Penduduk 2020 tidak hanya menyasar kepada Warga Negera Indonesia (WNI) saja, tapi Warga Negera Asing (WNA) yang akan atau sudah tinggal di Indonesia dengan minimal tinggal selama 1 tahun.

“BPS ingin mendapatkan data berapa jumlah WNA yang tinggal di Indonesia. Dengan sensus ini, kita akan mengetahui jumlah penduduknya,” ujar Suhaimi.

Sedangkan untuk petugas sensus, ujar Syech Suhaimi, kita akan rekrut dan butuh 20 ribu petugas sensus Sensus door to door yang akan bekerja Juli Juli 2019 nanti. Sedangkan sensus itu akan dimulai Maret 2020 ini. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Mahasiswa Madina Bersatu! Halal Bihalal IMA Pekanbaru Lahirkan Gagasan untuk Daerah
Khataman Al-Qur’an Warnai Milad Ketua TP PKK Madina, 61 Anak Yatim Ikut Bahagia
Silaturrahmi JMSI Tabagsel dan Kejari Madina: Media Diminta Jadi Garda Depan Tangkal Hoaks
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto Gelar Jumat Curhat di Masjid Al-Amanah, Warga Sampaikan Aspirasi, Polisi Langsung Beri Solusi
Tak Sekadar Halal Bihalal, Pertemuan JMSI Tabagsel dan Bupati Madina Saipullah Nasution Bahas Hal Krusial Ini, Siap Kawal “Madina Maju Madani”
Bikin Adem! JMSI Tabagsel Gelar Halal Bihalal ke Pembina, Ini Pesan Penting Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis
komentar
beritaTerbaru