Sabtu, 28 Maret 2026

Pertamina MOR I Dianugerahi Penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama dari Kementerian ESDM

Administrator - Rabu, 27 November 2019 12:10 WIB
Pertamina MOR I Dianugerahi Penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama dari Kementerian ESDM

 

Baca Juga:

JAKARTA I SUMUT24

Operasi dan distribusi BBM dan elpiji oleh Pertamina, sarat potensi bahaya. Baik bagi pekerja maupun masyarakat. Itu sebabnya, aspek keselamatan dan kesehatan kerja serta lindung lingkungan jadi “makanan” sehari-hari di Pertamina.

Sukses menjaga kegiatan operasi yang aman, Pertamina Marketing Operasional Region (MOR) I dianugerahi penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh General Manager (GM) Pertamina MOR I selaku Kepala Teknik Kegiatan Usaha Hilir Migas, Agustinus Santanu Basuki, di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta Selasa (26/11).

Patra Nirbhaya Karya Utama diberikan kepada perusahaan sektor hulu dan hilir minyak dan gas yang mampu menjamin kelangsungan keselamatan kerja di kegiatan usaha migasnya. Sesuai Undang-Undang no 22 tahun 2001 serta Peraturan Pemerintah (PP) no 36 tahun 2004.

Santanu mengatakan, pencapaian ini merupakan buah kerja sama dan kedisiplinan semua pekerja dalam mengutamakan aspek safety. Sehingga tidak adanya kehilangan jam kerja akibat kecelakaan yang terjadi.

Selama periode 1 Januari 2011 hingga 30 April 2019, Pertamina MOR I membukukan 47.733.217 jam kerja aman. Ini tercapai berkat kegiatan operasional yang mematuhi Health, Safety, Security & Environment (HSSE) Golden Rules serta aturan yang ditetapkan pemerintah. Fungsi HSSE juga telah melaksanakan 15 kali pelatihan selama 2019 untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja dalam bekerja aman.

Manager HSSE MOR I, Ivonne, mengatakan beragam kegiatan dilaksanakan untuk membentuk budaya safety. Salah satunya Program HSSE Warrior yang merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan HSSE untuk meningkatkan kesadaran pekerja akan keselamatan kerja, kata Ivonne.

Santanu berharap, pencapaian jam kerja aman ini dapat dipertahankan. “Tidak boleh lengah, selalu waspada terhadap potensi-potensi bahaya di tempat kerja. Semuanya untuk layanan yang lebih baik bagi konsumen,” kata Santanu. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto Gelar Jumat Curhat di Masjid Al-Amanah, Warga Sampaikan Aspirasi, Polisi Langsung Beri Solusi
Tak Sekadar Halal Bihalal, Pertemuan JMSI Tabagsel dan Bupati Madina Saipullah Nasution Bahas Hal Krusial Ini, Siap Kawal “Madina Maju Madani”
Bikin Adem! JMSI Tabagsel Gelar Halal Bihalal ke Pembina, Ini Pesan Penting Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis
SAR Gabungan Polda Sumut Temukan Satu Korban Tenggelam di Sungai Silau Asahan, Pencarian Satu Anak Masih Berlanjut
Rani Sihombing Rilis Lagu Baru, “Telepon Tonga Borgin"
Tragis dan Membuat Panik Tabrak Motor Lawan Arah Pengendara CRF Luka Bakar
komentar
beritaTerbaru