Baca Juga:
ASAHAN | SUMUT24
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M di Masjid Agung H.Achmad Bakrie Kisaran, Rabu (12/11/2019).
Dalam Sambutan Bupati Asahan H.Surya, B.Sc yang dibacakan Asisten II Ekbang Drs. Jhon Hardi Nasution, MSi, mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan bentuk kecintaan terhadap Rasulullah.
“Tujuan memperingati ini merupakan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang hakikatnya adalah bagaimana kita dapat mencontoh teladan dan petunjuk yang telah beliau wariskan kepada para sahabat kemudian generasi selanjutnya yang berangsur turun temurun sampai kepada kita ummat saat ini”, ujar Jhon Hardi Nst.
Kemudian Bupati juga menghimbau kepada Masyarakat agar senantiasa memelihara, menjaga dan meningkatkan kerukunan dan semangat saling menghargai, mari kita terus memperkokoh kebersamaan dan menjaga kodusifitas Kabupaten ini.
“Sebagai muslim dan masyarakat yang baik mari kita menunjukkan jati diri sebagai ummat yang selalu bersikap dan berperilaku sesuai ajaran Islam”, ujar Jhon Hardi Nst.
Adapun kaitannya dengan konsep Pembangunan Kabupaten Asahan yang berfokus pada Desa, Bupati berharap kepada masyarakat agar sejak dini dan mulai sekarang merubah pola pikir untuk Produktif.
“Masyarakat Desa harus mampu hidup mandiri dengan potensi yang dimiliki, kita perlu membangun produk lokal yang ada di desa masing masing,” ungkap Jhon Hardi Nst terlebih dahulu memberikan Santunan Kepada Kaum Dhuafa sebanyak 15 Orang dan Anak yatim sebanyak 10 Orang.
Mengakhiri sambutannya Asisten II Ekbang mengajak seluruh Jamaah untuk sama sama mendengarkan Tausiah yang akan disampaikan oleh Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Samin Pane, MA.
“Mudah mudahan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memberikan penguatan atas Kecintaan kita kepada Rasulullah serta meneladani beliau dalam kehidupan sehari hari,” ucapnya.
Sementara itu, Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Samin Pane, MA dalam tausiahnya menyampaikan perlunya menjauhkan diri dari sifat sombong dan ria. Dan alasan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bermuara pada kesimpulan bahwa manusia adalah teragung, karena dia adalah Nabi dan Rasul yang telah diberi Wahyu, Nabi Muhammad adalah pembawa risalah sekaligus penebar rahmat bagi seluruh alam karena itu lah kelahirannya layak diperingati.
Dengan demikian makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kaum Muslimin sebagai bentuk pengagungan dan penghormatan kepada beliau karena beliau diberi wahyu oleh Allah SWT, yang tidak diberikan kepada kebanyakan manusia lainnya.
Hadir dalam peringatan tersebut, Forkopimda, Ketua MUI, Ketua IMTAQ, OPD, Para Camat, ASN, dan ratusan umat muslim mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua. (tmp)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News