Kebakaran di SMPN 4 Balige Hanguskan 3 Unit Ruangan Kelas
sumut24.co BALIGE, Kebakaran yang terjadi SMP Negeri 4 Balige, Kabupaten Toba hanguskan 3 unit ruangan kelas berikut kursi dan meja belajar
News
Baca Juga:
DAIRI I SUMUT24 Setelah mengembangkan potensi produk Ulos Silalahi dari Kecamatan Silahisabungan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Dairi kembali mencari potensi pengembangan produk untuk anyaman dari bambu di Desa Pasi, Kecamatan Berampu pada Selasa (5/11/2019). Pengem bangan potensi produk dari bambu tersebut di adakan dalam bentuk pelatihan kerajinan daerah dan ekonomi kreatif yang di fasilitasi oleh Dekranasda Provinsi Sumatera Utara dan bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Dairi. Pelatihan tersebut di buka langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu yang turut di hadiri oleh Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Zonny Waldi, Pimpinan OPD Kabupaten Dairi, Camat Berampu, Kepala Desa Pasi serta Narasumber Pelatihan dari Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sumatera Utara Zonny Waldi yang hadir mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi SumateraUtara Nawal Edy Rahmyadi mengatakan Dekranasda Provinsi Sumatera Utaramenyambut dengan baik dan mendukung langkah Dekranasda Kabupaten Dairi dalammelakukan pengembangan potensi produk anyaman dari bambu tersebut. Beliauutarakan bahwa untuk kegiatan pelatihan kerajinan daerah dalam bentuk anyamanbahan bambu pada tahun 2019 ini di Sumatera Utara hanya di laksanakan di duadaerah, yakni di Kabupaten Dairi dan Kabupaten Simalungun. Saat ini, Beliaukatakan kebutuhan akan hasil produksi anyaman dari bambu untuk Sumatera Utarasangat tinggi.
Beliau mencontohkan pada saat Hari Raya Lebaran beberapabulan yang lalu di tahun 2019 ini, Dekranasda Provinsi Sumatera Utara sangatmembutuhkan Besek Bambu (keranjang kecil) sebanyak 26.000 buah untuk di gunakandalam hari raya tersebut. Namun, kebutuhan akan Besek Bambu tersebut Beliaukatakan tidak terpenuhi walaupun sudah di kumpulkan dari seluruh pengrajinBesek Bambu di Sumatera Utara. Untuk menutupi kekurangan tersebut, akhirnyaDekranasda Provinsi Sumatera Utara membeli Besek Bambu dari luar Pulau Jawa.Melihat hal tersebut, Beliau mengatakan untuk perayaan lebaran di tahun 2020nanti, Dekranasda Provinsi Sumatera Utara akan membeli Besek Bambu hasilkerajinan dari Desa Pasi sebanyak 10.000 buah untuk menutupi kekurangantersebut dan tidak akan membeli dari luar Sumatera Utara lagi. Melaluikesempatan tersebut Beliau berharap agar para pengrajin bambu dari Desa Pasiyang telah di tentukan untuk dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknyasehingga kebutuhan akan produk anyaman dari bambu untuk Provinsi Sumatera Utaradapat terpenuhi. Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi dalamsambutannya mengatakan untuk tahun 2019 ini Kabupaten Dairi mendapatkankesempatan untuk melakukan pelatihan peningkatan kualitas atau mutu dandifesrsifikasi kerajinan anyaman yang di selengarakan oleh Dekranasda ProvinsiSumatera Utara. Beliau katakan bahwa saat ini Dekranasda Kabupaten Dairi sedanggencar-gencarnya untuk mencari seluruh potensi yang ada di Kabupaten Dairi.“Ternyata potensi itu banyak dan besar, mungkin selama ini belum kitaberdayakan,†ucap Beliau. Untuk mengembangkan potensi yang ada di KabupatenDairi khususnya di Desa Pasi, Beliau mengatakan seluruh masyarakat terutamapara pengrajin harus memiliki komitemen yang kuat secara bersama-sama dan bukanhanya komitmen di Dekranasda saja.
Terkait dengan kebutuhan akan Besek Bambu di SumateraUtara yang sebelumnya telah di utarakan oleh Ketua Harian Dekranasda ProvinsiSumatera Utara, dimana Beliau katakan akan membeli sebanyak 10.000 buah BesekBambu dari Desa Pasi, maka perputaran ekonomi di Desa Pasi akan terjadi danekonomi masyarakat di Desa Pasi akan meningkat. Melihat peluang tersebut,Beliau berharap kekurangan akan Besek Bambu tersebut nantinya akan dapat dibeli seluruhnya dari Desa Pasi sehingga tidak membeli dari luar daerah lagi.“Harapan itu akan terwujud jika para pengrajin di Desa Pasi ini memiliki komitmen yang kuat dan memiliki kemampuan yang terampil dalam membuat kerajinan tersebut. Jadi pergunakan dan manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya,†tegas Beliau. Untuk itu, Beliau menyarankan kepada Kepala Desa Pasi agar dengansecepatnya membuat data berapa luas lahan bambu yang terdapat di Desa Pasisehingga dapat diperoleh data yang yang akurat dan kebutuhan untuk pengolahan anyaman dari bambu dapat terpenuhi dengan sebaik-baiknya.
Dalam pelatihan tersebut, para pengrajin anyaman bambuyang akan mengikuti pelatihan adalah sebanyak 25 orang. Selama pelatihan, parapeng rajin akan di bekali dengan ilmu dari narasumber yang telah berpengalama yang di datangkan dari Sumatera Utara.(RBM)
sumut24.co BALIGE, Kebakaran yang terjadi SMP Negeri 4 Balige, Kabupaten Toba hanguskan 3 unit ruangan kelas berikut kursi dan meja belajar
News
Penumpang AirAsia Terlantar Puluhan Jam di Bandara Penang, Jadwal Penerbangan Tak Jelas
kota
Rektor UNPAB Hadiri Syukuran 15 Tahun Monumen Nasional Keadilan
kota
Pemprov Sumut Tawarkan KEK Sei Mangkei dan BRT ke Investor Jepang
kota
Medan, SUMUT24.CO Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Dr. Mhd Isa Indrawan, menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Syukuran dala
News
Lebih dari 3 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H5 Idulfitri 1447H/2026
kota
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas&rdquo
kota
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
kota
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke65 HKI di Medan
kota
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
kota