Jumat, 27 Maret 2026

Sekolah Pascasarjana Unpri Gelar Kesiapan SDM

Administrator - Senin, 04 November 2019 14:38 WIB
Sekolah Pascasarjana Unpri Gelar Kesiapan SDM

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Kristen Maranatha Prof Dr Wilson Bangun SE MSi mengatakan, negara yang berhasil dalam pembangunan ekonomi bila terdapat keseimbangan investasi pada pembangunan sumber daya manusianya.

“SDM itu meliputi seluruh angkatan kerja yang berusia 15 – 60 tahun, yang dapat berkontribusi dalam kegiatan produksi untuk menghasilkan pendapatan nasional. Sedangkan SDM yang tidak terampil itu, angkatan kerjanya memiliki pendidikan SLTP ke bawah, yang dipekerjakan dalam kegiatan produksi,” kata Wilson pada seminar nasional yang dilaksanakan Sekolah Pascasarjana Universitas Prima Indonesia dengan thema “Kesiapan Sumber Daya Manusia dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0”, kemarin.

Dikatakan Wilson, negara-negara terbelakang dihadapkan pada kedua macam masalah tenaga kerja tersebut, di mana adanya tenaga buruh surplus akibat langkanya keterampilan kritis. Oleh karena itu, pembangunan sumber daya manusia akan dapat memecahkan persoalan produktivitas yang dihadapi suatu negara tertentu.

Pada negara-negara yang mencoba mempercepat pembangunan ekonominya, diketemukan bahwa sekalipun pabrik-pabrik modern dirancang oleh insinyur kelas satu dengan menggunakan metode dan mesin mutakhir dari negara industri paling maju, namun volume dan kualitas outputnya terlalu sering tidak memuaskan. Sebagai alasannya adalah karena manajemen dan pekerja tidak cukup terlatih dan kurang pengalaman,” katanya.

Pembicara Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe Dr Dahlan SH MH, Ketua prodi akuntansi Unimed Dr Jufri Darma, Sekretaris prodi Magister Kenotariatan Sekolah Pascasarjana UNPRI Dr Elvira Fitriyani Pakpahan SHI MHum. Turut hadir Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Dr Azharuddin SH MKn, WR I Seno Aji SPd MEng Prac.

Sementara Dr Azharuddin SH MKn mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin yang tujuannya untuk pengembangan SDM. Bukan hanya dari sisi pemerintah yang perlu dan siap dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 tetapi pihak penyelenggara pendidikan juga mempunyai peran dalam menghadapi revolusi industri.

“Keberagaman disiplin ilmu yang ada di Sekolah Pascasarjana, harus mampu menyiapkan SDM yang unggul, inovatif dan adaptif sesuai dengan perkembangan era digital,” katanya.

Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard mengatakan, bahwa era revolusi industi 4.0 ini menjadi ihwal yang tak terelakkan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Karena dalam menghadapi revolusi industri 4.0 bukan hanya soal kesiapan infrastrukturnya saja yang baik tetapi juga soal kualitas SDM,” kata Tommy. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan  Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
Piala Gubernur Sumut 2025/2026 Jadi Liga 4 Pertama Gunakan Operator Swasta Layaknya Liga Profesional
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
komentar
beritaTerbaru