Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas&rdquo
kota
MEDAN I SUMUT24 Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sabrina menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa, saat membuka Kegiatan Fasilitasi Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) di hotel J.W Mariot, Senin (4/11). Menurutnya perempuan punya peran penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
Baca Juga:
Untuk meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan bangsa, menurut Sabrina, bisa dimulai dari cara memperlakukan perempuan di lingkungan masyarakat, termasuk di perusahaan, sehingga menjadi aset yang berharga. Saat ini masih banyak orang-orang yang belum sadar perempuan juga investasi besar untuk perusahaan.
“Perempuan dan laki-laki ini seperti puzzle, bila digabungkan akan membentuk gambar yang utuh. Bila ini bisa diterapkan di perusahaan maka perusahaan tersebut akan mendapat keuntungan yang besar,†katanya, saat menyampaikan kata sambutan pada acara yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Sumut.
Menurut Sabrina, di Indonesia masih banyak perusahaan yang belum memperlakukan perempuan secara adil, misalnya tidak menyiapkan ruang menyusui, ruang untuk anak saat ibunya bekerja atau kelayakan toilet. Padahal dengan kelengkapan fasilitas ini, produktivitas perempuan di perusahaan akan maksimal. “Ruang laktasi, ruang untuk anak seharusnya ada di setiap perusahaan. Untuk apa? Agar ibunya bisa nyaman dan fokus bekerja, ini akan menguntungkan perusahaan,†tambahnya.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah perempuan di Sumut sebanyak 7.222.191 jiwa atau sekitar 51% dari total jumlah penduduk Sumut 14,42 juta jiwa (tahun 2018). Namun, lapangan pekerjaan terbesar untuk perempuan di Sumut adalah tenaga pendidik. Ini dikarenakan masih banyak perusahaan menganggap perempuan beban perusahaan karena akan ada cuti hamil, tidak fokus karena mengurus anak dan lain sebagainya. Padahal anggapan tersebut tidak benar.
“Bila kita tidak adil dalam memperlakukan wanita maka akan lahirlah generasi yang kurang berkualitas, jadi bagi perusahaan anggaplah ini investasi dan juga berbuat untuk kemajuan bangsa,†tegas Sabrina.(W03)
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas&rdquo
kota
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
kota
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke65 HKI di Medan
kota
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
kota
Piala Gubernur Sumut 2025/2026 Jadi Liga 4 Pertama Gunakan Operator Swasta Layaknya Liga Profesional
kota
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
kota
APA YANG HILANG DARI TANAH MANDAILING???
kota
Perkuat Kolaborasi Pendidikan, UNPAB Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Program Kebanksentralan Bank Indonesia
kota
Silaturahmi Strategis! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna dan BNNK Tapsel Kompak Lawan Narkotika
kota
Halal bi Halal Penuh Makna! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna dan JMSI Tabagsel Kompak Jaga Kondusivitas Kota, Siap Perkuat Si
kota