Jumat, 27 Maret 2026

Proyek Rehabilitasi Irigasi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Administrator - Minggu, 03 November 2019 13:58 WIB
Proyek Rehabilitasi Irigasi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan

PALAS | SUMUT24

Baca Juga:

Pemerintah Provinsi Sumut melalui UPT SDA Batang Angkola Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang, telah membangun proyek rehabilitasi irigasi di Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Pembagunan saluran irigasi di lokasi wilayah Balaka Sitongkon, Kecamatan Lubuk Barumun bertujuan untuk meningkatkan sasaran optimalisasi mengairi areal persawahan serta meningkatkan Standart taraf hidup petani melalui peningkatan areal tanaman dan produksi pertanian.

Nasrun Harahap selaku pelaksana atau penyedia bahan kegiatan rehabilitasi, perbaikan dan peningkatan infrastruktur irigasi di Balaka Sitingkon ditemui di lokasi Desa Bonal, Minggu (3/11) mengatakan, program pembangunan rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur irigasi di wilayah Balaka Sitongkon merupakan salah satu target untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Saluran irigasi ini diharapkan berpotensi untuk optimalisasi mengairi lahan persawahan petani di kabupaten Palas khususnya di wilayah balaka Sitongkon sekaligus berfungsi antisipasi banjir di desa,” terangnya.

Kata Nasrun lagi, pembuatan saluran irigasi sepanjang 200 meter dikerjakan CV Jevanya atau Jefri Purwanto Nainggolan di empat titik lokasi melingkupi lokasi Desa Bonal, Batang Tanggal Baru serta Batang Bulu Jae, Kecamatan Lubuk Barumun. Bersumber dari anggaran APBD Provinsi Sumut Tahun 2019 dengan pagu anggaran Rp.848,980,556.

“Bangun Saluran irigasi dengan kontruksi pekerjaannya yang tingginya bervariasi dari 120-150 centimeter dengan lebar 80 centimeter serta pondasi dalam 50 cintemeter, telah sesuai bestek, dengan progres telah mencapai 70 persen,” ungkap Nasrun.

Kepala Desa Bonal Kecamatan Lubuk Barumun, Pardamean Daulay SH, bersama Ketua BPD, Mhd Rajab Daulay yang ikut serta mengawasi pekerjaan kegiatan saluran irigasi mengatakan, proyek saluran irigasi ini sangat bermanfaat bagi kalangan petani di desa sebab areal persawahan tidak lagi mengalami kekurangan saat musim kemarau.

Selain itu, lanjut Pardamean, dengan adanya saluran irigasi ini, tanah masyarakat akan terhindari dari longsor serta musim tanam padi di areal persawahan tidak lagi ada kendala karena kebutuhan air dapat terairi secara merata.

“Saluran irigasi ini juga berfungsi dalam pengaturan debit air di saat musim kemarau dapat mengoptimalisasi untuk mengairi lahan persawahan petani. Sehingga petani tidak lagi mengamalami kesulitan,” kata Pardamean.

Sebelumnya Tokoh Masyarakat Bonal, Aspan Harahap mengatakan, masyarakat menyambut positif kegiatan pembangunan saluran irigasi, karena dapat berkontribusi meningkatakan ekonomi warga petani dari hasil produksi panen padi.

“Saluran irigasi ini juga nantinya, dapat menjadi sumber pendapatan warga dengan dikelola untuk pemeliharaan ikan melalui kegiatan lubuk larangan desa,” imbuh Aspan seraya berterima kasih kepada pemerintah provinsi yang peduli dengan warga petani.

Kepala UPT SDA Batang Angkola Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumut, Yetno dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (3/11) mengatakan, kegiatan rehabilitasi saluran irigasi bertujuan mendukung program pemerintah untuk swasembada pangan serta peningkatan ekonomi petani yang lebih baik. (RAS)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Legitimasi Kuat! Perda Tanah Ulayat Angkola Dan  Mandailing Tidak Bertentangan, Justru Memperkuat Asas Nasionalitas”
Bobby Nasution Tekankan Kekompakan kepada Taruna Akpol dan Akmil
Gubernur Bobby Nasution Hadiri Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan
Pemprov Sumut Sinkronkan dan Perbarui Lima Sektor Prioritas Pascabencana
Piala Gubernur Sumut 2025/2026 Jadi Liga 4 Pertama Gunakan Operator Swasta Layaknya Liga Profesional
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
komentar
beritaTerbaru